Categories: SENTANI

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Dugaan Sementara Korban Meningal Akibat Sakit

SENTANI – Personel Polres Jayapura bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan mayat seorang pria yang ditemukan dalam salah satu kamar Penginapan  depan 751, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Senin (6/7) sore.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean,  menyampaikan bahwa setelah menerima laporan sekitar pukul 17.16 WIT, personel piket Polsek Sentani Kota yang dipimpin Kanit Provost Polsek Sentani Kota, AIPTU Dodi Saputra, langsung menuju lokasi untuk melakukan tindakan kepolisian.

Menurutnya korban diketahui berinisial YYM (66), seorang pekerja swasta yang berdomisili di BTN Polonia, Kelurahan Sereh, Sentani. Dari lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang milik korban berupa dua unit telepon genggam, charger, tas punggung, dompet, tas noken, ember, serta beberapa pakaian sebagai barang bukti.

Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan pemilik penginapan, korban mulai menginap di kamar nomor 5 sejak Sabtu (4/7). Pada keesokan harinya korban tidak terlihat keluar kamar, namun saksi masih mengira korban sedang beristirahat. Hingga Senin sore saat hendak membersihkan kamar, saksi mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar.

Karena korban tidak merespons saat pintu diketuk dan pintu tidak dapat dibuka menggunakan kunci cadangan akibat kunci masih tergantung dari dalam, saksi kemudian membuka akses melalui jendela dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di atas tempat tidur. Saksi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Tim Inafis Polres Jayapura kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara sebelum jenazah dievakuasi menggunakan mobil jenazah RSUD Yowari untuk penanganan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, yakni diabetes,” jelasnya.

Diakuinya, pihak keluarga korban juga telah menerima kejadian tersebut dan menyatakan tidak keberatan serta meyakini korban meninggal dunia karena riwayat penyakit yang dideritanya.(ana/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago