Ia mencontohkan, Kabupaten Jayapura yang memiliki 139 kampung dan 5 kelurahan, kini hanya bisa membuka sedikit proyek pembangunan karena anggaran yang diterima sangat kecil.
“Tahun depan kita tidak punya anggaran lagi yang bisa dikerjakan. Masyarakat harus kerja sendiri, karena mereka tidak pernah merasakan dana Otsus, apa lagi mengharapkan pembangunan dari APBD,” tambahnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat kembali mengevaluasi kebijakan Otsus, termasuk memulihkan dana agar pembangunan dan pelayanan publik di Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, dapat berjalan optimal.
“Kami berharap ada perubahan. Jika Otsus hari ini tidak membawa kesejahteraan, maka seluruh orang Papua harus duduk bersama untuk membicarakan kembali masa depan Otsus,” tutupnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…