Ia mencontohkan, Kabupaten Jayapura yang memiliki 139 kampung dan 5 kelurahan, kini hanya bisa membuka sedikit proyek pembangunan karena anggaran yang diterima sangat kecil.
“Tahun depan kita tidak punya anggaran lagi yang bisa dikerjakan. Masyarakat harus kerja sendiri, karena mereka tidak pernah merasakan dana Otsus, apa lagi mengharapkan pembangunan dari APBD,” tambahnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat kembali mengevaluasi kebijakan Otsus, termasuk memulihkan dana agar pembangunan dan pelayanan publik di Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, dapat berjalan optimal.
“Kami berharap ada perubahan. Jika Otsus hari ini tidak membawa kesejahteraan, maka seluruh orang Papua harus duduk bersama untuk membicarakan kembali masa depan Otsus,” tutupnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…