

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat menyapa sejumlah mahasiswa UGM usai apel pagi, Senin (10/8). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura menarik 24 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Skow Mabo dan Kampung Skow Yambe, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
Penarikan mahasiswa KKN tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, MM., dalam apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Senin (10/8).
Rustan Saru memberikan apresiasi kepada para mahasiswa UGM yang telah melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat selama lebih dari 50 hari di dua kampung tersebut.
Sebanyak 24 mahasiswa ditempatkan di dua kampung, masing-masing 12 orang di Kampung Skow Mabo dan 12 orang di Kampung Skow Yambe.
Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengelolaan lingkungan, pembuatan alat insinerator untuk membantu pengelolaan sampah, hingga pengembangan hidroponik.
Rustan meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta para kepala kampung untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis mahasiswa.
“Program yang telah dilakukan mahasiswa jangan berhenti setelah masa KKN berakhir. Saya meminta DPMK dan OPD terkait, termasuk kepala kampung, untuk meneruskan apa yang telah dilakukan mahasiswa dengan program-program yang sudah mereka jalankan di kampung tempat mereka KKN,” ujar Rustan.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…