Categories: PEGUNUNGAN

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Bagian dari Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Jayawijaya

WAMENA- Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang digunakan untuk pelayanan anak seperti  ruang Pediatric Intensive Care Unit (picu), ruang perawatan Kanak-Kanak (RKK), dan loket pendaftaran rawat jalan yang berlaku untuk umum.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan, Rumah sakit bukan hanya sekadar gedung tempat merawat orang sakit, melainkan sebuah pusat pelayanan kemanusiaan yang harus terus bertransformasi, demi menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Saya menyambut baik adanya 3 fasilitas krusial ini bisa diresmikan sekaligus, di mana masing-masing ruangan ini memiliki peran strategis, yaitu yang pertama, ruangan kanak-kanak (RKK),” ungkapnya di RSUD Wamena Jumat (25/9).

Menurutnya, RKK sebagai tempat perawatan bagi anak-anak yang memerlukan observasi, pengobatan, atau pemulihan jangka pendek hingga panjang, ruangan ini juga diharapkan memiliki konsep ramah anak, seperti dinding penuh warna dan gambar kartun, untuk mengurangi rasa takut dan kecemasan anak selama dirawat.

“Kedua, ruang picu (pediatric intensive care unit), Merupakan ruang perawatan intensif khusus anak ini, sebagai wujud nyata kepedulian kita terhadap masa depan generasi penerus daerah.” Kata Bupati Murib

Dikatakan, Pemerintah menyadari bahwa penanganan medis darurat untuk anak-anak memerlukan fasilitas dan keahlian yang spesifik, sehingga melalui keberadaan ruang picu ini, diharapkan angka mortalitas pada pasien anak yang membutuhkan perawatan kritis dapat kita tekan semaksimal mungkin.

“Ruang yang ketiga, adalah loket pelayanan baru. Perlu diingat bahwa wajah terdepan dari rumah sakit adalah pelayanan administrasinya, sehingga diperlukan loket baru yang lebih representatif, nyaman, dan berbasis digital,” jelas Bupati Jayawijaya

Sedangkan untuk pelayanan loket untuk, lanjut Bupati, ini bertujuan untuk memangkas waktu tunggu, mengurai antrean, serta memberikan kenyamanan dan transparansi informasi bagi pasien maupun keluarganya yang datang mencari kesembuhan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

6 minutes ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

1 hour ago

Mengandung Gula, Garam, dan Lemak, MK Wajibkan Pakai Label Warna

Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…

2 hours ago

Kemendikdasmen Buka Kuota Guru CPNS Tahun 2027

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…

9 hours ago

Papua Utara Akan Genapi Tujuh Wilayah Adat

Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…

10 hours ago

Muller Korban Kedua Persipura?

Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…

11 hours ago