Categories: PEGUNUNGAN

Dipengaruhi Miras, Sekelompok Warga Palak Tukang Ojek

Anggota saat mengamankan lokasi pemalakan di Jalan Poros, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten  Intan Jaya  Selasa (12/2). (FOTO : Humas Polda for Cepos)


JAYAPURA- Dipengaruhi minuman keras (Miras), sekelompok warga melakukan pemerasan terhadap beberapa warga masyarakat di Jalan Poros, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten  Intan Jaya,  Selasa (12/2) sekira pukul 16.30 WIT.

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi, Rabu (13/2) membenarkan kejadian tersebut.   “Apa yang dilakukan bukan mencerminkan watak dan perilaku orang Papua, karena orang Papua mempunyai watak yang saling menghormati antara sesama,” ucap Kamal.

  Dari keterangan personel di lapangan, lanjut Kamal, pemalakan ini dilakukan oleh sekelompok warga yang bermula dari permasalahan pribadi. Dimana salah satu warga mengambil uang dari salah satu warga yang melakukan pemalakan dan pemerasan tersebut. Sehingga mereka melakukan pemalakan di Kios-kios yang berada di Simpang Lima Pasar Pagi Kampung Yokatapa dan kembali melakukan pemalakan di Kampung Mamba.

  “Saat ini anggota Polsek Sugapa masih melakukan pemeriksaan terhadap korban di Mapolsek Sugapa dan situasi di wilayah hukum Polsek Sugapa masih dalam keadaan aman dan kondusif,” terangnya.

  Lebih lanjut Kamal menuturkan kronologi kejadian berawal sekira pukul  16.15 WIT, anggota Polsek Sugapa mendapat informasi dari salah satu anggota ojek bernama Talim bahwa telah terjadi penghadangan dan pemerasan oleh sekelompok warga yang diduga sedang dipengaruhi  Miras di Jalan Poros Kampung Mamba Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

  Setelah menerima laporan tersebut, anggota Polsek Sugapa sebanyak 8 personel dan anggota TNI Raider 753 menuju ke tempat kejadian. Setiba di TKP, anggota melihat kurang lebih sekitar empat unit motor bersama tukang ojek dan penumpang telah dihentikan oleh warga.

   “Melihat kedatangan aparat keamanan, tukang ojek bersama seorang wanita dan anaknya mengamankan diri ke arah aparat keamanan. Setelah warga berhasil diamankan, aparat mendekati warga yang melakukan pemerasan tersebut, namun mereka bersembunyi di perumahan warg. Melihat hal tersebut aparat melakukan tembakan peringatan ke atas dan warga yang melakukan pemerasan tersebut melarikan diri ke arah hutan,” terang Kamal.

  Sekira pukul 17.40 WIT,  aparat keamanan melakukan penyisiran di daerah perumahan warga Kampung Mamba, namun tidak melihat adanya warga yang berada di daerah sekitar. Setelah melakukan penyisiran, anggota Polsek Sugapa menjemput beberapa tukang ojek yang masih berada di Kampung Titigi untuk kembali Ke Distrik Sugapa.

   Untuk korban pemalangan lanjut Kamal yakni Irianto (25) seorang tukang ojek, Renaldi (20) tukang ojek, Hilerius Nana (30) pekerja swasta, Parno (24) tukang ojek, Imelda Kanae (35) IRT dan Kristian Badilla (7). (fia/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

3 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

4 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

5 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

6 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

7 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

8 hours ago