

Suasana ruas jalan utama Sentani, Senin (10/8), masih terlihat minim dekorasi menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sejumlah pelaku usaha juga belum memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul maupun spanduk ucapan kemerdekaan. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI- Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jayapura belum terlihat optimal. Memasuki pertengahan Agustus, pemasangan Bendera Merah Putih, spanduk, maupun dekorasi bernuansa kemerdekaan di sejumlah lokasi masih terlihat minim.
Pantauan Cenderawasih Pos, Senin (10/8), menunjukkan belum banyak warga, pelaku usaha maupun perusahaan yang menghiasi lingkungan mereka dengan atribut kemerdekaan. Padahal, pemerintah daerah telah mengimbau seluruh masyarakat ikut menyemarakkan bulan kemerdekaan sejak awal Agustus.
Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk menunjukkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.
Melalui Surat Edaran Bupati Jayapura Nomor 003.1/105/SE/CET tentang Himbauan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, masyarakat diminta mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus.
Selain bendera, masyarakat, dunia usaha, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan hingga pemerintah distrik, kelurahan dan kampung juga diajak memasang umbul-umbul, spanduk, baliho, poster serta dekorasi bertema kemerdekaan dengan mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Tidak hanya soal memasang atribut, pemerintah juga mendorong masyarakat mengisi bulan kemerdekaan dengan kegiatan positif seperti perlombaan, kerja bakti dan berbagai aktivitas yang dapat mempererat hubungan antarwarga.
Bupati juga meminta para kepala distrik, lurah dan kepala kampung menggerakkan masyarakat untuk membersihkan lingkungan, saluran air serta melakukan penanaman pohon. Kegiatan tersebut diharapkan menjadikan peringatan kemerdekaan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan, persatuan dan semangat gotong royong,” demikian inti imbauan pemerintah daerah.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…