

Suasana pelaksanaan Feskop 2026 bertempat di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (8/8) . (Foto/Antara/Qadri)
JAYAPURA – Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen meminta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperkuat pengembangan kopi guna meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan dari daerah tersebut.
“Kopi asal Papua dapat terus berkembang karena memiliki karakter, aroma dan cita rasa khas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” kata Aryoko di Jayapura, Minggu.
Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari penguatan kapasitas petani, penerapan teknologi pascapanen, peningkatan standar mutu hingga perluasan akses pemasaran.
“Keunggulan kopi Papua harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas produksi, penguatan kapasitas petani, penerapan teknologi pascapanen, peningkatan standar mutu hingga perluasan akses pemasaran,” ujarnya.
Dia menjelaskan seluruh rantai industri kopi, mulai dari petani, pengelola, barista hingga pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), memiliki peran penting dalam menciptakan nilai ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Page: 1 2
Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…
Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…
Rustan mengatakan, pengelolaan dan optimalisasi PAD Kota Jayapura hingga saat ini masih perlu ditingkatkan.…
Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) untuk membangun Ekosistem Pendidikan Kepemimpinan, Pengelolaan…