Categories: BERITA UTAMA

Kapolda Tolak Permintaan Egianus

JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri secara tegas menolak apa yang pernah disampaikan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya terkait keinginan yang diutarakan.

Ini berkaitan dengan penyanderaan Pilot Susi Air, Philips Mark Mehrtens yang sudah 8 bulan disandera. Permintaan KKB yang pernah dilontarkan adalah meminta merdeka  serta senjata dan amunisi. Dua permintaan yang dipastikan tidak akan dikabulkan oleh pihak manapun.

Lagipula hingga kini proses pencarian dan negosiasi masih terus dilakukan sehingga disini Kapolda juga meminta masyarakat untuk lebih bersabar. “Upaya negosiasi masih terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dengan dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama terkait pembebasan pilot Susi Air yang disandera oleh KKB,” ujar Mahius Fakhiri dalam rilisnya, Minggu (15/10).

https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Kapolda Papua menjelaskan bahwa saat ini mereka masih menunggu perkembangan hasil dari proses negosiasi tersebut. Sedangkan terkait rincian teknis negosiasi dan isi dari perundingan tersebut, Kapolda Papua mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ranah Pemda. Namun, secara prinsip, pihak Kepolisian berharap dan berdoa agar upaya negosiasi tersebut dapat berhasil dan pilot tersebut dapat dikembalikan dengan selamat dan sehat.

“Saya menegaskan bahwa pemerintah dan TNI-Polri telah sepakat untuk tidak mengakomodir keinginan KKB terkait permintaan merdeka serta permintaan senjata dan amunisi. Itu tidak mungkin dilakukan,” tegasnya.

  Itu membuktikan bahwa, mereka tetap berkomitmen untuk menjaga keselamatan pilot dan menghindari terjadinya korban baik dari pihak Pemda, TNI Polri, maupun masyarakat yang terlibat.

“Saya berharap semua pihak bersabar dan mendukung upaya-upaya kami di sini agar masalah ini segera terselesaikan. Penegakan hukum akan tetap ditegakkan sesuai aturan,” tambah Kapolda Papua.

Pembebasan pilot Susi Air yang disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya telah menjadi perhatian utama, dan semua pihak berharap agar situasi ini dapat diselesaikan dengan damai dan pilot dapat kembali ke keluarganya dengan selamat. “Kita tunggu saja dan masyarakat bisa ikut membantu mendoakan,” tutupnya. (ade/wen)

Juna Cepos

Recent Posts

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

2 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

3 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

4 hours ago

Sekolah Yayasan Buka Lebih Awal, SPMB Diharap Transparan dan Objektif

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…

7 hours ago

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…

23 hours ago

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

1 day ago