Categories: BERITA UTAMA

Ada Ritual Adat, Massa Minta Pj Walikota Mundur

JAYAPURA – Rencana aksi demo yang dilakukan Forum Peduli Demokrasi Papua (FPDP) akhirnya Selasa (5/11) dilakukan. Dua ratusan orang mendatangi Kantor Gubernur Papua di Jl Soa Siu, Jayapura Utara. Sebelumnya massa mendatangi kantor walikota, hanya disana mereka tak bisa mendekati gedung walikota. Hanya berorasi di jalan.

Massa menuntut penegakan aturan terkait rekaman suara yang mirip suara Pj Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait dengan durasi 9 menit lebih  yang isinya mengarahkan dukungannya kepada salah satu pasangan calon (Paslon) gubernur Papua.

Ratusan massa ini tiba di kantor gubernur sekira pukul 14:00 WIT dan langsung diterima Pj Gubernur Papua Ramses Limbong. Rupanya, Ramses sudah menunggu mereka sejak pukul 09:00 WIT.

“Saudara saya tunggu sejak pagi, sebab pukul 15:00 WIT saya akan berangkat ke Jakarta,” kata Ramses. “Terkait rekaman suara yang viral tersebut Ramses menyatakan jika kasus itu sedang berproses di Bawaslu.

“Biarkan Bawaslu bekerja dan kita menunggu hasilnya. Apapun hasilnya maka kita tunduk dan taat terhadap putusan itu,” tegasnya.

Ramses pun meminta masyarakat bersabar terhadap proses ini, sebab yang bisa menyatakan yang bersangkutan bersalah dan tidaknya adalah Bawaslu.

“Jika kemudian ini menjadi masalah administrasi, maka Bawaslu akan meneruskan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan ke Pemprov. Nantinya, secara resmi saya laporkan ke Mendagri selaku penanggungjawab pembuat kebijakan terhadap penunjukan penjabat-penjabat yang ada saat ini,” kata Ramses.

Ditambahkan bahwa untuk  menegaskan sikap netral ASN ini sejak September 2024 lalu dirinya sudah membuat surat edaran penekanan netralitas ASN di lingkungan Pemprov. Ia meminta semuanya netral, tidak boleh memihak  salah satu pihak atau menguntungkan salah satu pihak. “Saya minta supaya kita tahu tugas dan tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.

Dan terkait aspirasi Koalisi Peduli Demokrasi Papua itu ditambahkan bahwa nantinya akan diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Aspirasinya saya terima, kebetulan hari ini saya berangkat ke Jakarta. Jika bertemu dengan Mendagri akan saya sampaikan,” kata Ramses. “Niat saya hanya satu, terpilihnya pemimpin yang baik untuk lima tahun ke depan. Dan bisa menjadikan Papua sejahtera dan makmur,” sambungnya.

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong saat menerima penyampaian aspirasi dari Koalisi Peduli Demokrasi Papua justru di halaman kantor gubernur, Selasa (5/11).

Sementara itu, di hadapan gubernur, massa membentangkan spanduk dengan beragam tulisan. Diantaranya: Kami rakyat menunggu tanggapan dan sikap kembaga-lembaga negara disebut dalam rekaman suara yang menyebut mendagri, polri maupun KPK. Tulisan spanduk lainnya adalah menuntut Bawaslu memproses secara hukum Pj Wali Kota Jayapura yang sudah ada bukti rekaman suaranya.

Dalam pernyataan sikap dan tuntutan yang dibacakan anak adat Port Numbay, Titus Hamadi. Di antaranya mendesak gubernur segera memeriksa Pj Wali Kota Jayapura dan penjabat-penjabat bupati yang terindikasi. Selain itu, meminta ASN, TNI-Polri netral dalam Pilkada. Serta meminta pihak penyelenggara KPU dan Bawaslu konsisten dalam menjaga Pilkada 2024 menjadi pesta demokrasi yang jujur, adil dan berintergritas.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

12 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

13 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

13 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

14 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

14 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

15 hours ago