

Akademisi Uncen, Marinus Yaung
JAYAPURA – Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang berpulang saat ini adalah sosok nomor satu kampus. Sosok pemimpin yang mengembang tugas dan tanggungjawab yang amat besar. Karenanya sikap yang menunjukkan nirempati sepatutnya tidak dilakukan.
“Saya pikir kita saat ini semua sedang berduka, seluruh lapisan tak hanya dosen, staf, mahasiswa termasuk juga alumni. Orang yang menjadi pemimpin telah berpulang sehingga sepatutnya ada sikap empati yang ditunjukkan,” kata salah satu akademisi Uncen, Marinus Yaung, Kamis (17/9) malam.
Dosen Fisip ini sempat menyinggung adanya aksi pemalangan kampus disaat Rektor Uncen, Prof Oscar Wambrauw dirawat di rumah sakit dan akhirnya berpulang.
“Semoga mahasiswa juga memahami ini. Jangan memalang disaat ada suasana duka. Kita dididik otak seharusnya hati kita juga ikut terdidik,” beber Yaung.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…