Menurutnya, kebutuhan pangan di Papua saat Idulfitri tidak sebesar di Pulau Jawa, mengingat mayoritas penduduk Papua beragama Kristen. “Untuk Hari Raya Idulfitri, kebutuhan pangan di Papua mungkin tidak sebesar di Jawa, karena Papua mayoritas Nasrani. Jadi tidak terlalu spesifik lonjakannya seperti di daerah lain,” ujarnya.
Meski demikian, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Papua tetap melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan harga bahan pokok di lapangan. Ia menegaskan kepada para distributor dan pedagang agar tidak memanfaatkan momentum hari raya untuk mencari keuntungan berlebih.
“Kami harapkan para pelaku usaha dan pedagang mengikuti arahan pemerintah, menetapkan harga sesuai ketentuan, dan tidak memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan, terutama ke daerah-daerah terpencil,” tegasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…