Menurutnya, kebutuhan pangan di Papua saat Idulfitri tidak sebesar di Pulau Jawa, mengingat mayoritas penduduk Papua beragama Kristen. “Untuk Hari Raya Idulfitri, kebutuhan pangan di Papua mungkin tidak sebesar di Jawa, karena Papua mayoritas Nasrani. Jadi tidak terlalu spesifik lonjakannya seperti di daerah lain,” ujarnya.
Meski demikian, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Papua tetap melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan harga bahan pokok di lapangan. Ia menegaskan kepada para distributor dan pedagang agar tidak memanfaatkan momentum hari raya untuk mencari keuntungan berlebih.
“Kami harapkan para pelaku usaha dan pedagang mengikuti arahan pemerintah, menetapkan harga sesuai ketentuan, dan tidak memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan, terutama ke daerah-daerah terpencil,” tegasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…