

Satu ekor satwa yang hendak dikirim ke luar Timika. (Foto: Istimewa).
MIMIKA – Karantina Papua Tengah melalui Pos Pelayanan (Pospel) Bandara berhasil menggagalkan upaya pengiriman empat ekor satwa yang hendak dikirim menggunakan rute penerbangan Timika–Jakarta tanpa dilengkapi dokumen karantina, Rabu 28 Januari 2026.
Dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Kamis (29/1/2026), Ketua Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Karantina Papua Tengah, drh Ardhiana Nur Suryani, menerangkan bahwa satwa yang diamankan terdiri dari dua ekor burung nuri kepala hitam dan dua ekor kelinci.
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia menambahkan, keberhasilan menggagalkan upaya pengiriman ini merupakan hasil sinergi lintas instansi antara Karantina Papua Tengah, Satpom AU Lanud Yohanis Kapiyau, dan Aviation Security (Avsec) Bandara Mozes Kilangin Timika.
“Kejadian bermula saat personel Satpom AU Lanud Yohanis Kapiyau melakukan monitoring rutin pada proses pemuatan barang ke dalam pesawat carter,” ujar Ardhiana.
“Petugas kemudian mencurigai sebuah kardus cokelat yang memiliki lubang di sisi kiri dan kanan. Kecurigaan itu langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan bersama petugas Avsec bandara,” imbuhnya.
Hasil pemeriksaan mengungkap keberadaan empat ekor satwa hidup yang dikemas ke dalam kardus tanpa dilengkapi dokumen karantina.
Selain itu, sebagian satwa tersebut juga termasuk dalam kategori satwa yang dilindungi, sehingga pengirimannya wajib memenuhi persyaratan khusus sesuai peraturan perundang-undangan.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…