Categories: MERAUKE

Awal Tahun, 11 Kapal Nelayan Indonesia Ditangkap Otoritas PNG dan Australia

MERAUKE– Tahun 2026 ini menjadi tantangan bagi para nelayan Indonesia baik yang berasal dari Kabupaten Merauke maupun dari luar Kabupaten Merauke. Pasalnya, di awal tahun 2026, dari Januari sampai pertengahan Maret 2026 ini, tercatat 11 kapal nelayan dari Indonesia lewat laut Kabupaten Merauke ditangkap oleh otoritas PNG dan Australia dengan jumlah 120 nelayan. Ini merupakan rekor tertinggi yang ditangkap selama ini hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan.

‘’Kurang dari 3 bulan diawal tahun 2026 ini sudah tercatat 11 kapal nelayan Indonesia lewat laut Kabupaten Merauke ditangkap otoritas PNG dan Australia,’’ kata Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui media ini, Jumat (13/3/2026)

Rekianus Samkakai mengaku, terkait dengan maraknya nelayan Indonesia asal Merauke yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia tersebut, pihaknya telah melaporkan kepada pimpinan daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupati Merauke.

‘’Khusus untuk penangkapan kapal di tahun 2026, mulai di bulan Januari, Februari sampai pada Maret ini. Petunjuk dari pimpinan daerah untuk kami terus berkoordinasi dengan keluarga, HNSI dan lebih penting lagi kita validasi dengan pihak Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Kedutaan besar Indonesia yang ada di Port Moresby maupun yang ada di Darwin,’’ katanya.

Untuk kapal yang mampu memenuhi tebusan permintaan dari oknum apparat keamanan PNG tersebut, dipulangkan. Namun 1 kapal lainnya terpaksa di bakar karena tidak mampu membayar tebusan yang diminta.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

6 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

7 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

8 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

9 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

10 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

11 hours ago