

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI di Papua, Frits Ramandey
Pangkogabwilhan Diminta Segera Mengklarifikasi
JAYAPURA-Beberapa warga dilaporkan tertembak di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan pada Selasa, 14 April lalu. Penembakan terhadap sipil ini menambah daftar kekerasan bersenjata yang terjadi di tanah Papua. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua mendesak Pangkogabwilhan segera memberikan klarifikasi resmi terkait insiden penembakan yang terjadi di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan, Selasa (14/4). Peristiwa tersebut diduga menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil, termasuk anak-anak.
Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, menyatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman dan verifikasi lapangan terkait peristiwa yang dilaporkan menewaskan sejumlah warga dan ada yang terluka.
“Kami menduga kuat pelaku penembakan adalah satuan TNI, sehingga Pangkogab harus segera memberikan klarifikasi resmi,” tegas Frits, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (17/4).
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…