Menurut Frits, Komnas HAM telah melakukan pemantauan aktif sejak 15 April, termasuk komunikasi dengan warga di Ilaga serta koordinasi dengan Komnas HAM RI di Jakarta. Pihaknya juga telah menerima laporan resmi dari masyarakat terkait insiden tersebut. Selain korban jiwa, Komnas HAM juga menerima informasi adanya korban luka yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.
Frits menegaskan, lembaganya tidak akan terburu-buru menyimpulkan peristiwa tersebut sebelum seluruh data diverifikasi sesuai prosedur. “Semua temuan akan kami umumkan setelah proses pendalaman selesai,” tutupnya. Sementara itu, data yang diterima Cenderawasih Pos, 12 orang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya sedang dirawat. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…