Categories: BERITA UTAMA

Bukan Ranjau Tapi Kontak Tembak

JAYAPURA – Sebanyak delapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) berhasil dilumpuhkan oleh Komando Operasi (Koops) Habema melalui satuan tugasnya. Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan seluruh tindakan dilakukan secara tegas dan terukur sesuai prosedur hukum demi melindungi keselamatan masyarakat,” ujar Lucky dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8).

Ia pun menjelaskan sejumlah rangkaian kegiatan dalam melumpuhkan anggota OPM tersebut antara lain. Pada 8 Agustus 2025 di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya Satuan tugas melakukan penyisiran di Kampung Biak, diduga lokasi persembunyian OPM jaringan Tenggamati Enumbi.

Tenggamati sendiri masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua sejak 23 Januari 2014 terkait kasus pencurian dengan kekerasan di Pos Polisi Kulirik.

Saat mendekati sasaran, pasukan mendapat tembakan dari arah lawan. Kontak senjata pun terjadi dan mengakibatkan tiga anggota OPM tertembak, salah satunya diduga Tenggamati Enumbi. Kelompok tersebut melarikan diri ke arah timur sambil membawa korban.

Barang bukti yang diamankan antara lain 2 pucuk pistol P1 Pindad, 2 unit radio komunikasi (Baofeng dan WLAN), puluhan butir amunisi berbagai kaliber, 1 bendera Bintang Kejora, 3 unit telepon genggam, power bank, magasin senjata, serta perlengkapan tempur lainnya.

11 Agustus 2025 di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya Patroli kembali diwarnai kontak senjata dengan kelompok OPM Kodap VIII Kemabu. Hasilnya, 1 anggota OPM tewas yakni Dece Mujijau (Danyon Titigi Kodap VIII Kemabu) yang berada di bawah pimpinan Sabinus Waker. Dua anggota lainnya, Daume Maeseni dan Sabinus Joani, mengalami luka tembak.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Regulasi yang Dibuat Harus Lindungi Hak-hak OAP

Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje, menegaskan bahwa semangat Otonomi Khusus (Otsus) harus mendarah daging…

7 hours ago

Bangunan yang Rusak Diterjang Gelombang Pasang Bertambah

Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru…

7 hours ago

IDI Akui Dokter Spesialis di Papua Masih Kurang

Meski begitu, IDI Papua terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam kondisi serba kekurangan.…

8 hours ago

Seorang Nelayan Tewas Ditikam di Lokalisasi Km 10

Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial…

8 hours ago

Enam Pemuda Dibekuk, Disinyalir Anggota Muda KKB

Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai…

9 hours ago

DPO Lima Kasus Curas Diringkus

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu…

9 hours ago