Barang bukti yang diamankan antara lain 4 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 1 tas selempang, 1 HP Android, dan 1 kalung OPM. 12 Agustus 2025 di Sekitar Kampung Eknemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Kelompok OPM mencoba melakukan serangan balasan, namun berhasil digagalkan. Dalam kontak senjata ini, 2 anggota OPM tewas, yakni Teleginus Maiseni (Danwil Mamba Kodap VIII Kemabu) dan ajudannya, Seprianus Maiseni. Disini ada sejumlah barang bukti yang diamankan yakni 2 gelang, 2 kalung, 2 cincin perak, 2 cincin OPM, dan 1 pasang sarung tangan.
Sementara itu, Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, membantah adanya korban OPM akibat ranjau. “Tidak ada yang terkena ranjau, semuanya murni akibat kontak tembak. Pasukan dalam kegiatan patroli tidak akan pernah memasang ranjau,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Mediasi Konflik Bersenjata Intan Jaya, Yoyakim Mujizau menerangkan, dalam operasi penegakan hukum yang dilakukan Satgas 500/Sikatan dan Satgas Rajawali 2/Habema di Kampung Mamba dan Eknemba, Intan Jaya, empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas. Kejadiannya pada 11-12 Agustus.
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…