Categories: PAPUA TENGAH

Delapan Pemda di Papua Telah Berikan Dukungan NPHD kepada KPU

Pilkada Serentak TPS akan Dipangkas, dari 3.109 TPS  jadi 1500-an

JAYAPURA – Delapan Pemda di Provinsi Papua sudah memberikan dukungan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada November mendatang.

Ketua KPU Papua, Steve Dumbon, menyebut delapan Pemda tersebut yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom, Biak, Yapen, Mamberamo Raya dan Supiori.

“Untuk Kabupaten Waropen persoalannya ada pada administrasi dan itu bukan masalah serius,  dalam waktu dekat kita bahas naskah administrasinya dengan bupati setempat,” ucap Steve kepada Cenderawasih Pos, Senin (1/4) kemarin.

Steve menyebut angka minimal NPHD sudah dipenuhi oleh masing masing Pemda. “Memang ada beberapa kabupaten yang didalam salah satu point dalam NPHD disebutkan apabila dikemudian hari kekurangan dana, maka Pemda siap membantu,” ujarnya.

Dikatakan Steve, untuk pencairannya tergantung pada kesanggupan setiap Pemda. Bisa dilakukan 40 persen di tahun 2023 dan 60 persen di tahun 2024.

“Jika tahun 2023 tidak bisa melakukan 40 persen tadi, maka tahun 2024 harus 100 persen. Seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua, di tahun 2023 tidak jalan namun diawal  Februari 2024 pemda langsung mencairkan 100 persen. Semua tergantung kebijakan Pemda masing masing,” ucapnya.

Steve mengatakan dana Pilkada tetap tersimpan di rekening KPU sampai dengan selesai tahapan Pemilu, setelah itu KPU mengembalikan sisa uang dan laporan pertanggungjawabannya.

Sementara itu, terkait dengan kesiapan Pilkada serentak, Steve mengatakan Minggu (31/3) malam KPU RI melakukan pencanangan dimulainya tahapan Pilkada secara nasional yang diawali dengan tahapan proses rekruitmen Adhoc.  “Sembari jalan kita akan pemutakhiran data pemilih, dan itu sudah mulai dilakukan,” ucapnya.

Selain itu kata Steve, untuk TPS direncanakan dipangkas. Dari 3.109 jumlah TPS dipangkas menjadi 1500-san. Begitu juga dengan Adhoc, dari jumlah 21.763 KPPS akan dikurangi setengahnya.

“Saat Pemilu kemarin setiap TPS terdapat 300 pemilih, namun Pilkada kali ini menjadi 600 pemilih di satu TPS. Kemungkinan besar kita kurangi jumlah TPS di Papua yang dulunya 3,109 dikurangi setengahnya,” kata Steve.

Selanjutnya kata Steve, KPU mulai lakukan tahapan tahapan lanjutan sampai dengan pemilihan 27 November mendatang. (fia/wen)

Pemilu Serentak Pilkada Serentak

Jumlah TPS 3109 1500-an

Jumlah Pemilih300 orang600 orang

KPPS 21.763 10.000-an

Tahapan Pilkada Serentak 2024

1. 27 Februari-16 November 2024: pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;

2. 24 April-31 Mei 2024: penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;

3. 5 Mei-19 Agustus 2024: pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;

4. 31 Mei-23 September 2024: pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;

5. 24-26 Agustus 2024: pengumuman pendaftaran pasangan calon;

6. 27-29 Agustus 2024: pendaftaran pasangan calon;

7. 27 Agustus-21 September 2024: penelitian persyaratan calon;

8. 22 September 2024: penetapan pasangan calon;

9. 25 September-23 November 2024: pelaksanaan kampanye;

10. 27 November 2024: pelaksanaan pemungutan suara;

11. 27 November-16 Desember 2024: penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

15 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

16 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

17 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

18 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

19 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

20 hours ago