Categories: BERITA UTAMA

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

JAYAPURA-Akademisi Uncen, Marinus Yaung merasa prihatin dengan kondisi ini. Ia pribadi berduka cita dari tertembaknya seorang pekerja kemanusian, seorang tenaga misionaris, yang datang bekerja dan melayani orang asli Papua, dengan hati dan penuh kasih, untuk wilayah pedalaman Papua, secara khusus untuk wilayah kabupaten Yahukimo.

Ia menyinggung sepatutnya kepada daerah mampu menjamin keselamatan hidup para pekerja kemanusian di wilayah kekuasaan adminsitrasinya.

“Sampai detik ini, saya dan sejumlah pemerhati masalah kemanusian di Papua, belum mengetahui langkah-langkah apa yang sudah diambil untuk menjamin keselamatan hidup para pekerja kemanusian di wilayah ini,” cecarnya.

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan KKB Yahukimo, dan kelompok KKB lainnya. Berkomunikasi untuk ciptakan keamanan dan kedamaian di wilayah Papua Pegunungan. Sadarkan kelompok KKB Papua bahwa dengan membunuh masyarakat sipil, para pekerja kemanusiaan, para misionaris, untuk kepentingan Papua Merdeka, maka itu sesuatu yang sudah tidak mungkin tercapai.

“Tidak akan ada negara di dunia yang setuju dan simpati dengan perjuangan KKB Papua, yang terkenal brutal membunuh masyarakat sipil dan para pekerja kemanusian, catat itu,” tegasnya. Ia meyakini dengan membunuh orang asing, maka tidak mungkin KKB Papua akan mendapatkan dukungan asing atas kepentingan perjuangan yang dilakukan selama ini.

Bupati, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan harus bisa berkomunikasi menyampaikan kebenaran ini kepada KKB Papua, di wilayah Papua Pegunungan.

“Saya yakin KKB Papua mereka kurang pengetahuan dalam perjuangan mereka dan selalu ditipu – tipu sama diplomat tukang tipu Papua di luar negeri seperti Benny Wenda dan John Anary, bahwa dengan angkat senjata bunuh pekerja kemanusian, tenaga misionaris, itu perjuangan menuju Papua akan merdeka,” singgung dosen Fisip Uncen ini.

Dari penyampaian yang salah dan terkesan dibodohi ini kata Yaung akhirnya KKB tak segan-segan melakukan kekerasa bersenjata bahkan membunuh orang-orang yang tak seharusnya menjadi korban dari konflik mereka.

“Sekali lagi, membunuh orang asing, missionaris itu tidak akan membuat Papua merdeka, bahkan dipastikan akan kehilangan dukungan,” tutupnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

26 minutes ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

2 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

3 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

4 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

5 hours ago

Giliran Co-Pilot dari Pesawat Australia Dilimpahkan ke Jaksa

Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu  meminta agar penanganan…

6 hours ago