Categories: METROPOLIS

Pertanyakan Kinerja Penyidik dan BPK yang Beri Opini WTP Kota Jayapura

JAYAPURA – Pengadilan Negeri Jayapura kembali mengelar sidang lanjutan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dugaan penyelewengan dana komite dan dana operasional di SMA Negeri 4 Jayapura. Sidang yang digelar pada, Rabu (20/5) ini telah memasuki agenda yang keenam dengan fokus utama pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama ini terus bergulir untuk mendalami aliran dana serta mekanisme pengelolaan keuangan sekolah yang diduga merugikan keuangan negara kurang lebih Rp 2,2 Milyar. Kepada Cenderawasih Pos, Juru Bicara (Jubir) Pengadilan Negeri Jayapura Rahmat Selang, S.H., M.H mengatakan bahwa agenda sidang kali ini sepenuhnya diperuntukkan bagi pembuktian dan pemeriksaan saksi dari pihak penuntut umum.

Terdakwa bersama dua penasehat hukumnya

“Fokus majelis hakim dan JPU hari ini adalah melihat bagaimana mekanisme pencairan anggaran, pengawasan internal, serta keabsahan laporan pertanggungjawaban yang dibuat oleh terdakwa semasa menjabat,” tambahnya.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Eduardus Lede Umbu Pati, SH menyebut sidang kali ini berbeda dengan sidang sebelumnya.

“Saksi yang disiapkan oleh JPU kurang lebih ada 28 orang. Sidang sebelumnya mereka hanya menghadirkan satu orang saksi saja yaitu mantan kepala sekolah SMA Negeri 4 Jayapura. Hari ini informasinya kemungkinan besar ada empat saksi yang dihadirkan,” kata Edo sebelum sidang berlangsung, Rabu (20/5).

Lebih lanjut, Edo mempertanyakan penyidik yang menetapkan kliennya itu sebagai tersangka. Padahal berdasarkan audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada tahun 2024 SMA Negeri 4 Jayapura tidak bermasalah. Tidak ditemukannya kerugian negara sebagaimana yang ditetapkan oleh kepolisian.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Penembakan Pilot Hanya Mempersulit Masyarkat

Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan…

7 hours ago

Di Balik Spam Medsos, Kekerasan Seksual Muncul Tanpa Kontrol

Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…

8 hours ago

Pulihkan Psikologi Warga Intan Jaya Lewat Trauma Healing

Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…

9 hours ago

Kogabwilhan III Sita 47 Senpi dan 3.000 Pohon Ganja Selama Semester I 2026

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…

12 hours ago

Polisi Masih Terus Melacak Jaringan Curanmor di Kota Wamena

​Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan, peningkatan intensitas…

13 hours ago

Seorang Warga Dilaporkan  Hilang di Sungai Maro

Korban diketahui bernama Abdul Rozas (29). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…

16 hours ago