Categories: METROPOLIS

Pertanyakan Kinerja Penyidik dan BPK yang Beri Opini WTP Kota Jayapura

Meskipun ada, tetapi tidak seperti yang dituduhkan, paling Rp 300 juta, itu pun sudah dikembalikan oleh terdakwa ke rekening sekolah, setelah pada saat itu ada upaya dari pemerintah untuk meminta terdakwa dan mantan kepala sekolah menggantikan kerugian itu.

“Pernah sudah ada upaya dari pemerintah untuk menyelesaikan kasus tersebut termasuk mereka diminta untuk bertanggung jawab. Ada Rp 300 juta. Rp 100 juta untuk kepala sekolah saat itu (Anton) dan Rp 200 juta untuk Parmi (terdakwa) kasus sudah selesai. Tetapi rupanya, kasus ini muncul lagi, hasilnya keluarlah kerugian negara Rp 2,6 milyar itu, tanpa ada kejelasan. Semacam by desain dalam kasus ini,” beber Edo.

Hal yang sama juga disampaikan, Ratna Ida Silalahi juga kuasa hukum terdakwa. Dalam keterangannya Ratna mengatakan saat itu pemerintah Kota Jayapura pernah meminta mantan kepala sekolah dan terdakwa untuk melakukan pertemuan untuk mencari solusi.

“Kita sudah kembalikan, bahkan penyerahan uang saat itu langsung di kantor walikota Jayapura. Terdakwa kemudian dipaksa untuk mengirimkan uang tersebut ke rekening sekolah, namun polisi salah sangka dipikir terdakwa mengirimkan dana tersebut ke rekening pribadi padahal tidak dan menyita uang tersebut sebagai temuan. Ini yang menjadi alasan polisi tetapkannya menjadi tersangka saat itu,” jelas Ratna.

Lebih jauh Kuasa hukum terdakwa menyampaikan bahwa jika terdakwa benar-benar melakukan tindakan pidana korupsi, lantas kenapa Pemerintah Kota Jayapura mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK?.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Seminggu Berlalu, Nasib 9 Wanita yang Diculik Belum Diketahui

Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…

17 hours ago

Ribuan ​Artefak dan Dokumen Bersejarah Papua dari Belanda Dipulangkan

​Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…

18 hours ago

Gara-gara Asap, Pasien Sempat Dievakuasi

Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…

21 hours ago

Libatkan 9 Dokter, Langkah Pertama Buat Saluran Pembuangan Feses

Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…

22 hours ago

Ternyata Bukan dari Tepung Ubi, Pakar IPB Sebut Tepung Jagung

Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…

23 hours ago

DPR Siap Terima Aspirasi Massa AMPB

Puan mengharapkan aksi demonstrasi itu tidak menimbulkan kericuhan. Lebih baik, menurut dia, peserta demonstrasi juga…

1 day ago