Categories: FEATURES

Libatkan 9 Dokter, Langkah Pertama Buat Saluran Pembuangan Feses

Cerita Shayna-Shazia, Sosok Kembar Siam yang kini Bisa Berbaring Terpisah

Dua bayi kembar siam asal Jepara mendapat berkah. Yang semula kedua badan menyatu, kini telah terpisah. Hal itu berkat operasi yang berhasil dilakukan di RSUP Dr. Kariadi. Sejumlah dokter turun tangan.

Laporan:Ida Fadilah_Semarang

Kedua anak tersebut Shayna Yumna Arcilla dan Shazia Yumna Arasely. Saat di temui di rumah sakit, anak usia 1,5 tahun itu tengah bersiap kembali ke Jepara. Kedua putri dari Solihul Huda dan Rubianti itu tiduran di masing-masing bangsal mengenakan selimut biru. Bak pinang dibelah dua, baik baju hingga gaya rambut kucirnya juga sama.

Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi. Sesekali mereka tertawa, terkadang menangis. Penanganan bayi kembar siam di RSUP Dr Kariadi Semarang dilakukan melalui proses panjang sebelum akhirnya kedua bayi berhasil dipisahkan dalam operasi yang berlangsung sekitar 12 jam.

Ketua Tim Operasi Spesialis Bedah Anak RSUP Dr Kariadi, Agoes Wibisono, mengatakan keputusan untuk melakukan pemisahan tidak diambil secara langsung. Tim terlebih dahulu melakukan sejumlah tindakan dan pemeriksaan untuk memetakan kondisi kedua bayi. Salah satu tindakan awal yang dilakukan adalah membuat saluran pembuangan feses atau lubang BAB di bagian perut masing-masing bayi.

Langkah tersebut dilakukan karena saluran pencernaan bagian bawah kedua bayi diketahui menyatu. “Kemudian setelah itu, kita lakukan pemasangan namanya alat tissue expander untuk melebarkan kulit supaya nanti kulit tersebut bisa ditutup,” ujar Agoes.Tim juga melakukan pemeriksaan dengan endoskopi untuk mengetahui kondisi organ reproduksi dan saluran kemih. Pemeriksaan itu menemukan bahwa kandung kemih kedua bayi menyatu sehingga diperlukan pemetaan khusus sebelum operasi pemisahan.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Lapas Wamena Over Kapasitas

Kepala Lapas Wamena Lukas Aponno, SH menyatakan, meskipun saat ini Lapas Wamena mengalami over kapasitas,…

1 day ago

Festival Budaya Biak – Melanesia 2026 Siap Digelar

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si mengatakan, Festival…

1 day ago

Kabut Asap di Wamena Merupakan Kiriman dari Papua Selatan

Prakirawan BMKG Station II B Wamena Bahrul Iskandar menyatakan kabut asap yang menyelimuti kota Wamena…

1 day ago

Gubernur Apolo Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan gedung…

1 day ago

Kasus Kusta di Papua Naik,  Siapkan Empat Strategi Untuk Mengatasi

   Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…

1 day ago

Pemprov Papua Selatan Latih 115 Lulusan SMA/SMK OAP

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan…

1 day ago