Categories: METROPOLIS

Jualan Miras Ilegal di Entrop, Empat Pelaku Dibekuk

JAYAPURA– Kawasan Entrop Distrik Jayapura Selatan masih menjadi kawasan yang marak dengan peredaran miras ilegal. Terbukti, Tim Opsnal Polresta Jayapura Kota berhasil membekuk empat pelaku penjual minuman keras (miras) tanpa izin edar di kawasan Entrop, Rabu (18/6) malam.

Penangkapan ini dilakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran miras ilegal yang kerap mengganggu ketertiban umum di wilayah tersebut. Dari hasil operasi tersebut, polisi turut mengamankan sebanyak 54 botol miras berbagai merek yang dijadikan barang bukti. Para pelaku diketahui menjalankan aktivitas jual beli miras secara sembunyi-sembunyi dengan menggunakan kode tertentu kepada pengguna jalan.

“Pelaku ini biasanya berjualan di sepanjang jalan raya Entrop pada malam hari, menggunakan kode ‘ada-ada’ untuk menawarkan miras kepada pengguna jalan,” ungkap Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede.

Meski para pelaku tidak ditahan, mereka dikenakan wajib lapor, sedangkan barang bukti miras diamankan untuk dimusnahkan. AKP Febry menjelaskan, pengungkapan ini dilakukan atas perintah langsung dari Kapolresta Jayapura Kota, dalam menyikapi laporan dan keluhan masyarakat yang terganggu dengan maraknya peredaran miras ilegal di kawasan Entrop.

“Langkah ini kami lakukan berdasarkan perintah pimpinan karena masyarakat sudah resah. Perdagangan miras ilegal dengan kode ‘ada-ada’ di sepanjang jalan Poros Entrop sudah meresahkan warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya serius Kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Jayapura. “Kami akan terus melakukan patroli dan razia secara masif untuk menekan peredaran miras ilegal maupun bentuk kejahatan lain demi mewujudkan Kota Jayapura yang aman, damai, dan nyaman,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

5 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

6 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

7 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

8 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

9 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

10 hours ago