“Sekarang mereka membangun opini lagi, kitorang make DOB, nanti yang disana demo untuk tantang dong usir kita,” ujar Frits.
Frits pun mempertanyakan kemampun Pemerintah terkait aturan birokrasi di pemerintahan, kata Frits ini adalah metode-metode atau cara kerja yang tidak profesional, dan tidak berkompeten. Ia pun menginginkan segala sesuatu peraturan di pemerintahan yang membuat masyarakyat susah segera dihapus.
Aksi demo yang dilakukan forum Non ASN dimulai sejak pukul 09:00 WIT, mereka bertahan hingga malam untuk mendapat jawaban langsung dari Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun. (cr-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…
Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang…
ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…
Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…
Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…
Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…