Categories: METROPOLIS

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Papua mewacanakan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi mulai tahun 2028. Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, mengatakan pihaknya telah meminta jajaran terkait untuk mulai mempersiapkan berbagai aspek yang dibutuhkan, guna mendukung rencana tersebut.

“Saya sudah minta kepada staf untuk segera mempersiapkan semuanya. Agar pada tahun 2028, sesuai regulasi yang ada, SMA berada di bawah provinsi. Kami akan menghitung secara baik karena SMA menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” kata Fakhiri, usai melaunching Kartu Pace dan Kartu Mace di Kantor Gubernur Papua, Jumat (12/6).

Menurutnya, perpindahan kewenangan pengelolaan SMA harus dilakukan secara matang agar tidak menimbulkan persoalan baru, terutama terkait hak-hak tenaga pendidik dan kependidikan.

Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan yang justru berdampak pada kesejahteraan guru dan pegawai sekolah.

“Kami harus menghitung dengan baik. Jangan sampai ketika dipindahkan ke provinsi, penggajian dan tunjangannya justru mengalami kendala karena kita tergesa-gesa. Semua harus dipastikan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Fakhiri menjelaskan, target pelaksanaan pada tahun 2028 dipilih untuk memberikan waktu yang cukup bagi pemerintah daerah menyiapkan berbagai kebutuhan administratif, regulasi, hingga dukungan anggaran.

“Saya memberikan waktu kepada staf sekitar dua tahun. Kalau bisa tahun 2028. Saya tidak mau memaksakan harus tahun 2027 karena saya mulai bekerja normal pada Januari 2026 dengan kondisi fiskal yang ada. Saya harus berhati-hati,” katanya.

Menurut Fakhiri, situasi keuangan daerah saat ini mengharuskan pemerintah mengambil langkah yang terukur dan tidak sekadar mengejar pencapaian yang bersifat simbolis.

“Jangan karena ingin terlihat cepat lalu kita mengabaikan kesiapan. Saya ingin ketika seluruh SMA berada di bawah provinsi, semuanya dapat berjalan baik tanpa menimbulkan masalah baru,” tambahnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Tokoh Agama Papua Padukan Langkah Demi Kemanusiaan dan Perdamaian

   Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…

24 hours ago

13 Tahun Melayani Sebagai Sopir Justru Berakhir Tragis

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…

1 day ago

Revitalisasi Penyidikan  29 Proyek Revitalisdasi  Unmus Terus Berjalan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…

1 day ago

Seharian Duduk di Depan Laptop? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…

1 day ago

Elay Giban Resmi Jabat Sekda Definitif Papua Pegunungan

Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…

1 day ago

Bahasa Inggris Ciri Utama Pembelajaran Termasuk Bercerita dan Interaksi dengan Lingkungan

Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia.  Lebih dari 17…

1 day ago