Categories: METROPOLIS

Awas! Kota Jayapura Darurat Narkotika!

JAYAPURA-Situasi Kota Jayapura saat ini tengah menghadapi kondisi darurat narkotika, dimana menjadi daerah pemasaran narkotika jenis ganja, yang banyak diselundupkan dari negara Papua New Guinea (PNG). Ironisnya, masih banyak pihak yang abai dan menganggap peredaran Narkotika jenis ganja ini satu hal yang biasa, padahal bisa membahayakan bagi generasi penerus bangsa.

   Banyaknya peredaran ganja di Kota Jayapura ini terungkap dari hasil pengungkapan Polrestas Jayapura Kota.  Dimana sepanjang bulan Februari 2025 saja, Polresta Jayapura Kota berhasil mengungkap 8 kasus peredaran narkotika golongan I jenis ganja. Dari operasi tersebut, polisi menyita barang bukti sebanyak 7.030 gram atau 7 kilogram ganja.

   Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, mengungkapkan bahwa ke delapan pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana narkotika. Mereka adalah DK (41), GW (46), RE (18), BS (24), SA (24), EK (34), AS (39), dan satu wanita berinisial PM (26). Para tersangka ditangkap di Distrik Muara Tami, Distrik Abepura, dan wilayah Kapolsek Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, dalam rentan waktu Februari 2025.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon saat menanyai salah satu perempuan yang terlibat kasus peredaran narkotika jenis ganja, di Mapolresta Jaapura Kota, Selaa (11/3). (FOTO:Karel/Cepos)

   “Barang bukti yang kami sita ini  rencananya akan diedarkan di Kota Jayapura, terutama kepada komunitas tertentu yang sudah menjadi langganan para tersangka. Ini menunjukkan bahwa mereka telah lama beroperasi dan memiliki jaringan pelanggan tetap,” jelas Kombes Pol Mackbon dalam jumpa pers di Mapolresta Jayapura Kota, Selasa (11/3).

   Meski demikian, Mackbon menegaskan bahwa peredaran narkotika di Jayapura belum terorganisir secara besar-besaran. “Mereka beroperasi secara parsial, tanpa jaringan khusus. Transaksi sering dilakukan dengan sistem barter, terutama menggunakan kendaraan curian. Hal ini juga terkait dengan tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor di Jayapura,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

1 hour ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

2 hours ago

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

3 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

3 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

3 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

3 days ago