

Hans Hamadi (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua terjun bebas di tahun 2025 mendatang, dari sebelumnya Rp 687 miliar akan menjadi Rp 247 miliar.
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Papua, Hans Hamadi mengatakan angka ini menurun seiring dengan pajak kendaraan bermotor yang dialihkan ke kabupaten/kota yaitu 66 persen.
“Selama ini yang menjadi primadona kami adalah pajak kendaraan bermotor, namun untuk tahun 2025 mendatang sudah dialihkan ke kabupaten/kota,” kata Hans kepada wartawan, usai kegiatan sosialisasi kebijakan pajak daerah tahun 2024 kepada wajib pajak, di Hotel Horison Jayapura, Rabu (30/10).
Untuk itu, tahun depan pihaknya akan memaksimalkan PAD dari retribusi. Hans mengaku pihaknya sudah rapat dengan bidang retribusi untuk mengelola retribusi yang ada pada organisasi perangkat daerah (OPD).
“Dari 40 OPD yang ada di Provinsi Papua, 26 di antaranya sebagai penghasil retribusi. Jika 26 OPD ini kita maksimalkan, maka kita akan mendapat retribusi di atas Rp 130-an miliar,” kata Hans.
Page: 1 2
Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…
Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…
Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…
Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…
Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…