Categories: SENTANI

Pengamanan di RSUD Yowari Dipertebal

Selain Satpol PP, Juga Kini DItambah Polisi

SENTANI – Pasca kasus pemukulan yang terjadi di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura, menimpa seorang dokterdan satu tenaga medis, aktivitas pelayanan di RSUD Yowari tetap berjalan normal. Meski khusus untuk penjagaan mengalami penambahan personil yang tadinya hanya melibatkan Satpol-PP kini ditambah dua personil dari Polres Jayapura.

Direktur RSUD Yowari, drg. Maryen Braweri, M.Kes, menegaskan bahwa untuk pelayanan di RSUD Yowari tetap berjalan. “Kami tetap aktif melakukan pelayanan, terkait keamanan untuk saat ini ada tambahan tenaga polisi dari polres yang ikut menjaga keamanan di RS,” terangnya, Kamis (5/3).

Ditempat berbeda, Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V. D. P. Helan mengatakan pelaku kasus penganiayaan terhadap dokter dan perawat di RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura, hingga kini masih diamankan di sel tahanan Polres Jayapura.

Kapolres menjelaskan, pihak kepolisian sebelumnya sempat memberikan izin kepada pelaku untuk menghadiri pemakaman anaknya sebagai bentuk pertimbangan kemanusiaan.

“Pelaku sempat kami izinkan untuk menghadiri pemakaman anaknya. Setelah proses pemakaman selesai, pelaku kembali dan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, pelaku diketahui berusia sekitar 69 tahun dan saat ini sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Menurut Kapolres, pada Rabu (4/3) pihak kepolisian juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait guna membahas perkembangan penanganan kasus tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

13 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

20 hours ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

21 hours ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

1 day ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago