Categories: MERAUKE

Ratusan Sopir Tanki Air, Angkot dan Hilux Geruduk Kantor Bupati

Minta Pengetap BBM Subsidi Segera Ditindak

MERAUKE– Ratusan sopir tanki air, hilux, angkutan kota menemui bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze di Kantor bupati Merauke, Kamis (25/9).

Selain diterima bupati Merauke, para sopir yang memberikan pelayanan umum kepada masyarakat itu juga diterima Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah, Ketua DPRK Merauke Samuel Mugujai, pihak pertamina, Sekda, Kapolres Merauke dan mewakili Dandim Merauke.

Para sopir itu meminta ketegasan pemerintah daerah untuk menindak para pengetap BBM subsidi itu. Sebab, adanya pengatap BBM subsidi itu membuat waktu mereka habis untuk menunggu antrian di SPBU. Bahkan terkadang tidak mendapatkan BBM, padahal sudah mengantri.

‘’Kondisi ini kami sudah alami selama 6 tahun, tapi sampai sekarang tidak ada solusinya. Setiap hari hanya mobil-mobil itu yang mengetap. Begitu SPBU dibuka, mobil pengetap yang duluan masuk. Giliran kami yang memberikan pelayanan kepada masyarakat masuk, BBM sudah habis. Tapi, kenapa tidak ada tindakan kepada mereka. Seakan dibiarkan, padahal itu BBM subsidi,’’ kata Absalom, Ketua Panguyuban Tanki Air dengan suara keras.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Semakin Susah Didapat, Jika Ada Harganya pun Relatif Mahal

Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya,…

4 hours ago

Lerai Perkelahian Dua Kelompok Pemuda, Seorang Warga Ditembak Gunakan Senapan Angin

Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan…

7 hours ago

Ada 3.617 Pengangguuran Terbuka di Merauke

Kehadiran perusahaan di bidang perkebunan di Merauke khususnya perkebunan kelapa sawit dan sekarang ini perkebunan…

8 hours ago

Kejari Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi RBLH di Hoya

Dalam keterangan yang diterima media ini, Ketua DAD Mimika, Vinsent Oniyoma, mengatakan bahwa berdasarkan informasi…

9 hours ago

Tim Jibom Evakuasi Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II

Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga bahan peledak berbahaya. Menindaklanjuti…

10 hours ago

Jelang Tahun Ajaran Baru, Warga Serbu Dukcapil Jayawijaya

Memasuki musim penerimaan siswa baru, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya diserbu…

11 hours ago