Categories: FEATURES

Bawaslu Pastikan YB Tidak Terbukti Gunakan Dokumen Palsu

Akhir dari Polemik Dugaan Pengunaan Dokumen Palsu Untuk Mendaftar Paslon di KPU Papua

Laporan dugaan pengunaan dokumen palsu yang digunakan calon wakil gubernur Papua Yeremias Bisai (YB) pasca penetapan Paslon Pilkada Provinsi Papua beberarapa waktu lalu, sempat mengagetkan publik. Tak mau isu ini menjadi polemik dan bola liar yang bisa mengganggu pelaksanaan Pilkada, pihak Bawaslu Papua pun melakukan penelusuran dan klarifikasi masalah ini. 

Laporan: Carolus Daot_Jayapura

Sebagai wujud  transparasi pengawasan  yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Papua terkait segala hal yang menyangkut tugas pengawasan Pilkada, Bawaslu menyampaikan hasil klarifikasi terkait dugaan dokumen palsu dari caloan wakil gubernur Papua Yeremias Bisai (YB)

   Setelah dilakukan klarifikasi,  Bawaslu menegaskan bahwa YB tidak terbukti menggunakan dokumen palsu untuk mendaftar sebagai Calon Wakil Gubernur Papua, di KPU Provinsi Papua pada 29 Agustus 2024 lalu.

  Hal itu disampaikan oleh Anggota Bawaslu Papua, Amandus Situmorang saat jumpa pers di Hotel Horison Padang Bulan, Kota Jayapura, Jumat (11/10).

  Dijelaskan Amandus bahwa  kasus dugaan pemalsuan dokumen itu berawal adanya laporan masyarakat bernama Yakob Kombo. Menyikapi adanya  laporan itu, Bawaslu Papua langsung  melakukan penelusuran terhadap status Pelapor.

  Karena berdasarkan aturan, bahwa salah satu syarat sebagai pelapor harus memenuhi syarat formil dan materil. Dengan kualifikasi, pelapor harus WNI yang memiliki hak pilih di daerah setempat.

  Namun setelah ditelusuri Yakob Kombo, ternyata tidak terdaftar sebagai pemilih di wilayah Provinsi Papua. Yakob Kombo, ternyata terdaftar sebagai pemilih di wilayah Papua Pegunungan, sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan. Berdasarkan temuan tersebut, maka laporannya ditolak, karena hanya memenuhi syarat materil.

   Meski ditolak, namun laporan tersebut dijadikan sebagai satu temuan bagi Bawaslu Papua. Karena itu, Bawaslu melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi salah satunya YB sebagai Subjek dari laporan tersebut, tapi juga meminta keterangan pihak PN Jayapura sebagai lembaga yang mengeluarkan dokumen  yang diduga objek perkara. Alhasil dokumen yang digunakan YB sudah sesuai aturan atau dokumen asli.

   “Inti dari keterangan PN Jayapura bahwa dokumen yang  dikeluarkan untuk YB, dokumen asli, dan kami pun cocokan keterangan itu dengan dokumen fisik yang bersangkutan, hasilnya benar bahwa dokument asli,” kata Amandus.

   Selama tahapan itu berlangsung,  Bawaslu didampingi berbagai pihak, diantaranya Gakkumdu, Kejaksaan, maupun aparat Kepolisian. “Di dalam proses pengelolahan, data, memanggil saksi saksi, kami didampingi Jaksa dan Kepolisian, artinya kami tidak bekerja sendiri disini, karena memang perintah undang undang seperti itu,” tandasnya.

   Lebih lanjut, berdasarkan hasil keputusan tersebut, maka secara syarat formil dan Materil, temuan terhadap dugaan pemalsuan dokumen dari YB tidak dapat dibuktikan.

   “Apa yang kami lakukan ini bagian dari syarat materil, dan kesimpulannya bahwa temuan itu tidak dapat dibuktikan bahwa YB menggunakan dokumen palsu, sehingga temuan ini juga kami hentikan,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

10 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

10 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

11 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

11 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

12 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

12 hours ago