

Stok beras di Pasar Sentral Youtefa, Senin (1/4) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Harga beras premium di pasaran nampaknya mulai turun. Pasalnya beras 99 yang sempat naik hingga Rp 20 ribu/kg, kini sudah kembali dijual dengan harga Rp 18 ribu/kg.
Seperti yang disampaikan, Ahmad salah satu penjual sembako di Pasar Sentral Hamadi bahwa harga beras premium masih normal, yang alami perubahan hanya beras 99.
“Kalau sebelumnya sempat naik Rp 20 ribu/kg sekarang sudah di angka Rp 18 ribu/kg, untuk harga beras lainnya seperti beras Putri Thailand Rp 18 ribu/kg Betet, Rp 18 ribu/kg, ” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (1/4) kemarin.
Menurutnya, konsumsi masyarakat juga saat ini masih normal, bahkan masyarakat sudah lebih cenderung beli beras SPHP yang kemudian dicampur beras premium.
“Jadi harga beras premium memang normal untuk saat ini, sedangkan untuk permintaan Idul Fitri masih tetap, tidak ada lonjakan yang signifikan, ” jelasnya.
Malik penjual beras lainnya di Pasar Youtefa menambahkan bahwa untuk momen Idul Fitri pastinya stok beras masih tersedia.
“Harga juga masih normal, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, pemerintah juga terus berkomitmen untuk melaksanakan program-program pasar murah, sehingga dapat mengontrol stok dan harga beras, ” tambahnya.
Diakuinya, saat ini harga beras premium dari Rp 14 ribu/kg hingga Rp 18 ribu/kg, sementara beras SPHP Rp 59 ribu/5kg. (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…