

*Melalui Undian Pengen Avanza Veloz
JAYAPURA – Untuk menarik minat masyarakat pencinta mobil Avanza dan Veloz, Toyota menghadirkan program penjualan yaitu dapatkan 3 New Avanza hanya dengan harga Rp 99 juta atau 3 unir New Veloz tukar dengan mobil lama.
Supervisor PT Hasrjat Abadi Jayapura, Marke Wanget mengatakan, syaratnya konsumen hanya cukup mengikuti program undian dengan cara konsumen melakukan registrasi di pengenavanzaveloz.com.
“Nantinya setelah mendaftar konsumen harus scan stiker mobil yang kami sediakan di pameran. Program ini tidak berlaku bagi konsumen pemilik mobil Avanza saja tetapi untuk umum. Nantinya setelah melakukan register, konsumen wajib scan stiker dan konsumen berhak mendapatkan satu kupon,” ungkap Marke kepada Cenderawasih Pos, Rabu (13/2) kemarin.
Selain itu konsumen juga dapat mengumpulkan kupon undian dengan membeli mobil Avanza kredit maupun cash akan mendapatkan 20 kupon langsung. Cara ketiga konsumen cukup melakukan selfie di pameran dengan Avanza baru dan masukkan di media sosial dan berhak scan stiker untuk mendapatkan satu kupon.
“Konsumen juga dapat menukarkan mobil lama merek apa saja dengan mobil New Veloz bagi para pemenang undian yang kami sediakan, sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen setia Toyota,” jelasnya.
Diakuinya, program tersebut pihaknya sediakan mulai dari Februari – April, meski ini merupakan program undian nasional akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dapat dimenangkan oleh masyarakat di Papua. (ana)
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…
Pihak manajemen dan tenaga kesehatan justru menjadikan kondisi ini sebagai pemantik untuk terus maju…