Categories: KEEROM

Bupati Gusbager Kaget Ada Kampung Tak Tersentuh Pelayanan Pemerintah

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager melakukan kunjungan kerja ke Kampung Onam, Distrik Senggi, Selasa (8/9). Sebelumnya, Bupati Gusbager juga melakukan Kunker ke Kampung Kiambra.

Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Satu-satunya akses utama saat ini untuk bisa sampai ke Kampung Onam dengan melewati Sungai Sofker dengan menempuh perjalanan kurang lebih jam dari Muara Nawa.

Sedangkan jarak dari Kampung Kiambra ke Kampung Onam, harus menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam dengan menggunakan motor Jonson.

Saat tiba di Kampung Onam, Bupati Piter Gusbager prihatin melihat kondisi kampung yang sangat terisolir, bahkan nyaris tidak tersentuh pelayanan pemerintahan. Tidak ada sekolah, tidak ada Pustu, tidak ada internet, tidak ada penerangan, tidak ada jalan, dan tidak ada pelayanan publik.

Bupati Gusbager mengatakan selama ini Pemerintah Distrik, Pemerintah Kampung dan dinas terkait tidak pernah melaporkan kondisi kampung. “Kondisi Kampung Onam sangat memprihatinkan, tidak ada sekolah, tidak ada guru, anak-anak tidak pernah sekolah,” ungkapnya Bupati Gusbager.

Melihat kondisi tersebut, bupati dua periode itu menegaskan akan segera membangun sekolah dengan 3 ruang kelas terlebih dahulu, dan mengirim guru agar aktivitas belajar-mengajar mulai berjalan.

“Minggu depan saya kirim guru duluan agar proses belajar mengajar mulai berjalan, saya juga beri bantuan seragam sekolah,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Gusbager juga akan memberikan bantuan starling, solar sel, motor jonson dan memberi bantuan rumah layak huni dan membangun gedung gereja.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga meminta maaf kepada masyarakat karena sekian lama Kampung Onam berdiri bersama Kabupaten Keerom ternyata akses pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik lainnya tidak berjalan di Kampung tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

10 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

11 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

12 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

13 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

14 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

1 day ago