Categories: PILKADA 2024

Surat Suara Mulai Dilipat dan Disortir

JAYAPURA – Kurang lebih sebulan menjelang pencoblosan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua mulai melipat surat suara. Proses pelipatan surat suara dimulai pada Selasa (29/10)  dan ditargetkan akan selesai pada 10 November 2023 mendatang.

     Ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon mengungkapkan bahwa pelipatan surat suara melibatkan ratusan tenaga yang dilaksanakan di gudang logistik KPU kabupaten/kota masing-masing, di Provinsi Papua.

  Steve mengatakan, hari pertama pelipatan surat suara diawali Kabupaten Jayapura dan Waropen, kemudian dilanjutkan dengan kabupaten/kota lain. Namun ketua KPU itu, tidak menjelaskan lebih detail terkait dengan jumlah surat suara yang dilipat tersebut.

   Steve Dumbon mengatakan mulai Selasa (29/10), pihaknya sudah mulai melakukan sortir dan kelipatan surat suara dari delapan (8) kabupaten dan satu (1) kota yang ada di provinsi Papua.

  Dia menjelaskan untuk mengetahui kurang tidaknya surat suara tersebut, KPU terlebih dahulu melakukannya sortir dengan tujuan   untuk dapat mengetahui kekurangan, kelebihan atau kerusakan dari surat suara tersebut.

  “Proses sortir tujuannya adalah agar dapat mengetahui ada yang kurang atau lebih dan bahkan rusak. Disortir dulu, nanti yang baik-baik saja yang dilipat,” jelasnya.

  Ketua KPU itu mengatakan, kalaupun nanti ada yang kurang atau rusak dari surat suara itu, maka KPU kabupaten/kota harus tuangkan dalam berita acara, untuk dapat melaporkan ke KPU Provinsi dan  ke KPU RI untuk digantikan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

4 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago