Ia pun mengingatkan ASN yang ada di Papua untuk menjaga netralitasnya saat Pilkada mendatang, tetap melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat dan tetap bekerja dengan baik.
“Mari memberikan pemahaman atau pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat yang ada di kampung kampung,” ujarnya.
Menurut Marthen, tugas memberikan penyadaran politik kepada masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Parpol atau ketua partai. Melainkan juga menjadi tanggungjawab semua pihak. “Kita semua punya hak untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan aturan atau tata cara dalam berpolitik yang baik kepada masyarakat,” ucapnya.
Diketahui, Mendagri Tito Karnavian menyebutkan terdapat 240 aparatur sipil negara (ASN) terbukti melakukan pelanggaran netralitas pada pelaksanaan Pemilu 2024. Dari 240 ASN terbukti melanggar dan dijatuhi sanksi, kemudian 180 ASN telah ditindaklanjuti oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan penjatuhan sanksi. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sebagai bagian dari rangkaian penyidikan yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir, penyidik melaksanakan tindakan…
Pasca kasus pemukulan yang terjadi di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura, menimpa seorang dokterdan satu tenaga…
Proyek strategis yang sempat tertunda, yakni Puskesmas Perintis, dipastikan segera memasuki tahap konstruksi fisik. Kepala…
Personel Polres Keerom mengamankan ASS alias L, warga Arso diduga pemilik tanaman ganja yang ditanam…
Paino belum bisa memastikan penyakit atau jenis hama apa yang sedang menyerang padi tersebut. Namun…
Agen travel haji dan umrah tidak hanya sekadar menjual paket perjalanan, namun juga memberikan berbagai…