Categories: PARIWARA

Happy Ending, Yahukimo Cetak Sejarah Pesta Demokrasi

JAYAPURA – Tugas dari KPUD diseluruh daerah tinggal selangkah lagi. Sisa menyerahkan dokumen penetapan ke DPRD kemudian digelar pleno penetapan. Yang menarik dari Pilkada di wilayah Papua Pegunungan ternyata Kabupaten Yahukimo bisa menjadi pembeda. Bagaimana tidak, tak sedikit yang memprediksi jika Pilkada di kabupaten ini diyakini akan berakhir dengan konflik berdarah-darah.

Bahkan Kapolda ketika itu, Irjend Pol Mathius Fakhiri juga memberi catatan  terkait daerah rawan dan potensi – potensi yang mungkin terjadi. Namun siapa sangka jika ending semuanya justru happy. Semua prediksi tersebut terbantahkan. Bahkan kata Kapolres Yahukimo, AKBP Heru  tak ada satupun letupan senjata untuk meladeni konflik.

Bisa dibilang pesta demokrasi di Yahukimo tengah mencatat sejarah dan menjadi catatan apik untuk dijadikan contoh bagi daerah lain.

“Kami juga mendapat masukan dan diminta untuk bekerja sesuai aturan sebab jika tidak maka potensi  konflik sangat mungkin terjadi. Kami ketika itu langsung meminta komitmen dari para pasangan calon dan hasilnya? dari daerah yang disebut red area bisa kami tuntaskan dengan green area atau menjadi hijau,” beber Ketua KPU Yahukimo, Abakuk Iksomon disela-sela pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Yahukimo di Swisbell Hotel, Jayapura, Jumat (7/2).

Dihadapan muspida dan tamu undangan, ia menyebut bahwa kondisi yang ada saat ini bukan tanpa upaya. Namun begitu ia menyatakan bahwa Yahukimo bisa tetap kondusif hingga pleno penetapan di KPU bukan karena hanya KPU semata melainkan ada kerjasama semua pihak baik pemerintah, aparat keamanan, para tokoh dan juga masyarakat.

“Kami melihat inilah demokrasi sesungguhnya sudah kami tunjukkan ke publik bahwa Yahukimo juga bisa,” imbuhnya. Usai pleno ini ia berharap nantinya bisa direspon oleh lembaga DPRD untuk segera diparipurnakan selanjutnya dilakukan penetapan dalam pleno.

“Kami sampaikan ke pimpinan DPRD semoga segera merespon untuk segera paripurna sebab kami dari pusat juga di desak untuk cepat. Sekali lagi terimakasih kepada para pihak yang sudah ikut membantu lancarnya proses ini,” imbuh Abakuk.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

7 hours ago

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

8 hours ago

Kapal Papua Baru Tenggelam di Pelabuhan Jayapura

Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…

8 hours ago

Pomdam XVII/Cenderawasih Mulai Selidiki Tewasnya Kevin

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…

9 hours ago

Kaya Akan Biodiversity, Upaya Pelestarian Perlu Dilakukan Secara Kolaborasi

Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…

10 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik Sudaryati

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…

14 hours ago