

Kadiv Hukum KPU Papua, Fajar Irianto Kambon
JAYAPURA – Mahkamah Konstitusi (MK) akan mulai menyidangkan sengketa hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua, (2/9) mendatang. Kadiv Hukum KPU Papua, Fajar Irianto Kambon mengatakan, Kamis (28/8) Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) telah memuat pengajuan terhadap permohonan dari pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK).
BTM-CK mengajukan pembatalan SK 640 yang berkaitan dengan penetapan hasil penghitungan dan perolehan suara ulang, Pilkada Gubenrur Papua. “Jadwalnya juga sudah terbit melalui Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) Nomor 9 Tahun 2025, berkenaan dengan jadwal sidang,” kata Fajar, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (28/8).
Ia menerangkan, sidang akan dimulai pada 2 September dengan agenda sidang pendahuluan untuk memeriksa kelengkapan dan kejelasan materi permohonan serta memeriksa dan mengesahkan alat bukti pemohon, dilanjutkan dengan sidang pada tanggal 4 September 2025.
“Agenda sidang tanggal 4 adalah mendengarkan jawaban termohon dalam hal ini KPU, paslon 02, kemudian keterangan Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten/Kota. Sekaligus pemeriksaan dan pengesahan alat bukti yang dibawa oleh pemohon, pihak terkait maupun dari Bawaslu,” bebernya.
Lalu, tanggal 4 hingga 9 September, dengan agenda laporan hasil pemeriksaan oleh Panel Hakim, pembahasan perkara, pengambilan putusan, serta penyusunan dan finalisasi putusan. Kemudian lanjut Fajar, tanggal 10 September, pengucapan putusan/ketetapan apakah dismissal atau kemudian lanjut.
Page: 1 2
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…