Categories: PAPUA TENGAH

Amankan 940 TPS, Polresta Turunkan 460 Personel

Sejumlah Titik Rawan Pemilu Diantisipasi,  Korem 172/PWY Kerahkan 8 Ribu Personel

JAYAPURA – Sebanyak 460 personel disiapkan Polresta Jayapura Kota untuk melakukan pengamanan TPS pada Pemilu 2024 di Kota Jayapura. Tercatat ada 940 TPS yang tersebar di lima distrik yang nantinya ditempati anggota polisi. Ini disampaikan Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon usai melaksanakan apel pergeseran pasukan pengamanan TPS di Lapangan PTC Entrop, Sabtu (10/2).

Kapolresta didampingi Pj Wali Kota Jayapura, Dr Frans Pekey mengatakan sebanyak 460 personelnya akan melaksanakan pengamanan di 940 TPS.

  “Walaupun jumlah TPS lebih banyak dari pada personel kami, tapi masing-masing TPS sudah ada komposisinya, dan personel juga sudah dipetakan untuk TPS aman, rawan dan sangat rawan,” ucap Kapolresta.

Lebih lanjut kata Kapolresta, ratusan personel ini nantinya juga ikut mengawal pergeseran logistik Pemilu agar dapat mengupdate lokasi TPS masing-masing dan  yang pertama adalah Distrik Muara Tami.

“Sepanjang pergeseran pasukan kami, sudah kami sampaikan mereka baik personel maupun KPU harus mengupdate posisi TPS dan mengenali penyelenggaranya,” tegas Kapolres.

  Ini agar pada saat masa tenang nanti kami bisa fokus untuk mengupdate situasi dan kondisi setiap TPS yang ada. Ia juga menegaskan, setiap distrik memiliki TPS rawan dan sangat rawan sehingga penangannya akan berbeda.

  “Bila membutuhkan backup maka personel Polresta yakni PHH, ada BKO Brimob Nusantara dan juga TNI akan langsung digeser,” bebernya. “Untuk TPS rawan, kami kondisikan dua personel yang lakukan pengamanan, sementara untuk TPS Aman ada yang satu personel amankan beberapa TPS,” sambung Kapolresta.

Komandan Korem 17/PWY, Brigjen TNI Dedi Hardono Saat Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pemilu di Makorem 172/PWY Baru-baru Ini. (foto:Korem 172/PWY For Cepos)

Kapolres meminta agar jangan ada pihak yang mencoba melakukan tindakan di luar  aturan apalagi akhirnya terjadi aksi protes. Polisi kata Kapolres memastikan akan melakukan tindakan tegas untuk memastikan situasi Kota Jayapura tetap terkendali.

Sementara itu Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono menyampaikan untuk pengamanan Pemilu 2024 di Papua Korem 172/PWY telah mengerahkan pasukan sekitar delapan ribu perseonel.

Bahkan menurut Edi beberapa minggu lalu pihaknya telah memploting Prajurit TNI untuk melakukan pengamanan Pemilu disetiap titik-titik tertentu.

“Setelah gelar apel Pasukan di Makodam XVII Cendrawasih, dan Makorem 172/PWY, beberapa minggu lalu, kita langsung plotingkan prajurit ke titik titik tertentu,” ujarnya kepada Cendrawasih Pos, Sabtu (10/2).

Untuk pengamanan pemilu 2024 Korem 172/PWY bekerjasama dengan aparat Kepolisian dan pemerintahan setempat.

Adapun titik titik rawan Pemilu 2024 di Papua diantaranya di Kabupaten Nduga, Yahukimo dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Tapi alhamdulilah, kita telah rapat bersama pemerintah setempat, memberikan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga Pemilu 2024 ini berlangsung aman,” katanya.

Korem 172/PWY pun kata Edi telah membantu pemerintah Papua maupun DOB untuk mendistribusikan logisitik Pemilu ke masing masing titik.

“Kami bersama aparat Kepolisian telah membantu pemerintah untuk mendistribusikan logistik pemilu, serta pengamanan pemilu nanti,” ujarnya.

Untuk pengamanan pemilu 2024 lanjutnya Korem 172/PWY akan di Backup stages dimasing masing Kabuoaten Kota di Papua mauoun DOB.

“Di Kabupaten ada satgas, misalnya di Wamena ada 200 Satgas, di Yahukimo ada Marinir, sekitar ada 8 SSK yang kita kerahkan untuk membantu pengamanan pemilu 2024,” ungkapnya. (ade/rel/wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

11 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

12 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

12 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

13 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

13 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

14 hours ago