

Apolo Safanpo (Sulo/Cepos)
MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan belum menambah organisasi perangkat daerah (OPD) baru meski hasil analisis kelembagaan menunjukkan adanya kebutuhan pengembangan organisasi. Saat ini Pemprov Papua Selatan masih memiliki 22 OPD.
Penambahan OPD sebelumnya telah diusulkan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan Biro Organisasi dan Tata Laksana. Namun, usulan tersebut belum mendapat persetujuan karena keterbatasan anggaran yang diperparah dengan kebijakan efisiensi.
“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana. Sudah dibahas, tetapi anggaran kita sangat terbatas dan ditambah lagi dengan adanya efisiensi. Karena itu, kita menjaga struktur kelembagaan yang ada tetap ramping dulu,” jelas kepala daerah dalam forum evaluasi DOB Papua Selatan.
Menurutnya, kebutuhan penambahan OPD terutama berkaitan dengan sektor-sektor yang menjadi potensi daerah, termasuk pertanian, perikanan, peternakan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Page: 1 2
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…