

Tampak kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua saling berpegang tangan sambil tersenyum menyapa para tamu undangan dan pendukung usai debat berlangsung di KPU Papua, Rabu (30/7) (Foto: Erianto/Cepos)
JAYAPURA – Antusiasme mewarnai debat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Papua tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula lantai lV Gedung KPU Papua, Rabu (30/7) malam. Acara yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu berakhir menarik dan banyak cerita.
Antusiasme para pendukung dari kedua pasangan calon tetap tinggi meski dibatasi hanya 40 orang yang boleh memasuki ruang debat. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Benhur Tomi Mano-Constan Karma (BTM-CK) mengenakan kemeja kotak-kotak merah dengan bawahan hitam. Untuk pendukungnya sebagian mengenakan pakaian merah dan putih.
Sementara itu, paslon nomor 2, Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen (MARI-YO) mengenakan pakai kemeja putih bawahan hitam. Kemudian para pendukungnya juga mengenakan pakaian sesuai dengan partainya masing-masing.
Tak hanya menyampaikan visi dan misi, pada debat publik ini juga mengusung tema “Papua Sejahtera, Maju, Inklusif, dan berkelanjutan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
Terdapat lima sub tema, yaitu, Peningkatan Kesejahteraan dan Pelayanan Dasar bagi Seluruh Rakyat Papua, Membangun Infrastruktur dan Ekonomi Lokal yang Tangguh dan Berkelanjutan, Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Transparan dan Melayani Masyarakat.
Kemudian, Harmoni Sosial dan Penguatan Peran Kelompok Rentan dalam Pembangunan, Meneguhkan Papua dalam Bingkai NKRI melalui Pendidikan, Budaya dan Kebangsaan. Ketua KPU Provinsi Papua Diana Dorthea Simbiak mengatakan, debat publik ini berdasarkan tahapan jadwal pasca putusan MK. Hal tersebut disampaikan Dorthea kepada Cenderawasih Pos usai debat.
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…