

Ketua DPC Partai Garuda Kota Jayapura, Usman menunjukkan luka memar ditubuhnya usai dianiaya oknum polisi. Kasus ini kini tengah bergulir dan sedang diselidiki penyidik Polda Papua. (Istimewa)
Kabid Humas: Akan Ditindaklanjuti Secara Profesional
JAYAPURA–Ketua DPC Partai Garuda Kota Jayapura, Usman, mengaku menjadi korban salah tangkap dan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh dua oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Papua. Tidak terima atas perlakuan tersebut, Usman resmi melaporkan kasus itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Papua.
Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/77/VI/2026/SPKT/POLDAPAPUA tertanggal 12 Juni 2026, terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Kepada wartawan, Minggu (14/6), Usman mengaku mengalami kekerasan fisik hingga ancaman senjata api saat diperiksa terkait dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu meskipun menurutnya tidak ditemukan barang bukti apa pun.
“Saya tidak terima diperlakukan seperti ini tanpa bukti sama sekali. Wajah dan bagian tubuh saya dipukul hingga lebam,” ujar Usman kepada wartawan. Berdasarkan laporan yang dibuat korban, peristiwa bermula pada Selasa (9/6) sekitar pukul 24.00 WIT. Saat itu, dua oknum polisi mendatangi kediamannya di kawasan Jalan Menara Jaya, Ardipura, Kota Jayapura, dan melakukan penggeledahan rumah.
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat intimidasi dan kekerasan fisik agar mengakui tuduhan kepemilikan narkotika. “Rumah saya diacak-acak dan menjadi tontonan warga sekitar. Tindakan itu sangat memalukan dan merusak nama baik saya di masyarakat,” katanya. Setelah penggeledahan, Usman kemudian dibawa ke sebuah kantor di kawasan Dok V, Kota Jayapura, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…