Categories: BERITA UTAMA

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Menurut pengakuannya, tindakan kekerasan kembali terjadi saat dirinya berada di kantor tersebut pada Rabu (10/6) dini hari sekitar pukul 02.00 WIT. Karena tetap membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Usman mengaku dipukul menggunakan balok kayu pada bagian kepala dan tubuh. Ia juga mengaku mendapat ancaman akan dibawa ke kawasan Koya dan ditembak apabila tidak mengakui tuduhan tersebut.

“Saya sempat meminta dilakukan tes urine untuk membuktikan apakah saya menggunakan narkoba atau tidak. Namun permintaan itu ditolak polisi,” ujarnya. Lalu setelah itu tiba-tiba ia diberitahu dirinya dinyatakan positif tanpa melalui pemeriksaan urine. Iapun menolak hasil tersebut. Sedangkan dari penganiayaan yang dialami, Usman mengaku mengalami luka robek dan memar di sejumlah bagian tubuh.

Setelah itu, ia ditahan di salah satu ruangan hingga sore hari sebelum akhirnya dibebaskan tanpa penjelasan mengenai status hukumnya. Usman juga menyinggung adanya surat perdamaian yang ditandatangani setelah kejadian. Namun ia menegaskan surat tersebut dibuat dalam kondisi tertekan. “Saya menandatanganinya karena saat itu dalam keadaan trauma, tertekan, dan tanpa pendampingan keluarga,” katanya.

Saat ini Usman telah mengantongi hasil visum sebagai bukti pendukung laporannya. Ia menegaskan akan terus memperjuangkan kasus tersebut melalui jalur hukum agar tidak ada lagi warga yang mengalami kejadian serupa. “Saya ingin kasus ini terus diproses agar tidak ada lagi warga Papua yang menjadi korban salah tangkap atau dijebak,” tegasnya.

Selain melapor ke Polda Papua, Usman berencana membawa persoalan tersebut ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua. “Minggu ini kami juga akan melaporkan kasus ini ke Komnas HAM Papua agar mendapat perhatian dan tidak terulang kembali terhadap warga lainnya,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi PenontonUbah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…

1 day ago

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

2 days ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

2 days ago

Pengawasan BBM Diperketat Usai Kenaikan Harga Pertamax

Pemerintah Provinsi Papua akan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul penyesuaian harga BBM…

2 days ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

2 days ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

2 days ago