Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN). Panitia menegaskan bahwa setiap peserta hanya diperbolehkan memilih satu formasi jabatan sehingga pelamar harus memastikan seluruh syarat telah sesuai sebelum mengakhiri proses pendaftaran. Rekrutmen ini dinilai menjadi peluang besar bagi lulusan pendidikan dan tenaga pengajar yang selama ini menunggu pembukaan formasi ASN. Selain jumlah formasi yang cukup banyak, Sekolah Rakyat juga diproyeksikan menjadi salah satu program pendidikan unggulan pemerintah dalam beberapa tahun mendatang.
Para guru yang lolos seleksi akan menjadi bagian dari sistem pendidikan yang dirancang khusus untuk memberikan layanan pembelajaran, pembinaan karakter, serta pendampingan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Kemensos juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi. Seluruh proses rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya.
Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta. Karena itu, calon pelamar diminta hanya mengakses informasi melalui portal SSCASN BKN dan kanal resmi Kemensos. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap berjalan…
Pengamat ekonomi dan Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan pelemahan…