Categories: NASIONAL

Mayor Zulmi Prajurit Terbaik dari Kopassus yang Gugur

JAKARTA- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin langsung upacara militer pemakaman jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, pada Minggu (5/4) pagi. Prosesi pemakaman tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara kepada prajurit yang gugur saat menjalankan tugas internasional di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Dalam amanatnya di hadapan keluarga dan para pelayat, Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu prajurit terbaik TNI. Ia mengungkapkan, almarhum gugur saat menjalankan tugas negara pada Senin, 30 Maret 2026, di wilayah Lebanon.

Menurutnya, dedikasi Mayor Zulmi dalam misi internasional menjadi catatan penting dalam sejarah pengabdian TNI di tingkat global. “Almarhum merupakan salah satu prajurit terbaik TNI, khususnya dari Kopassus, yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam setiap penugasan,” kata Agus usai menjadi inspektur upacara. Ia menambahkan, almarhum dikenal sebagai prajurit berprestasi yang kerap mendapatkan penghargaan dari satuan. Salah satu bentuk penghargaan tersebut adalah penugasan dalam misi perdamaian di Lebanon.

“Setiap menjalankan tugas, almarhum selalu mendapatkan apresiasi dari satuan. Penugasan ke luar negeri dalam misi perdamaian merupakan bentuk kepercayaan atas kinerja dan dedikasinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jenderal Agus menyampaikan bahwa negara akan memberikan hak-hak kepada keluarga almarhum. Di antaranya santunan dari PBB, santunan risiko kematian, asuransi, serta beasiswa untuk anak.

“Ada juga akan diberikan bapak presiden sudah disampaikan ke saya langsung,” pungkasnya.Sebagaimana diketahui, tiga personel TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur saat bertugas di Lebanon pada Maret 2026. Mereka adalah Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar.

Adapun, Farizal Rhomadhon meninggal dunia akibat serangan artileri di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3). Sementara itu, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan dan Mayor Zulmi gugur akibat ledakan kendaraan di dekat Bani Haiyyan, pada Senin (30/3). Peristiwa tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon selatan yang dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 warga. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

17 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

19 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

20 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

21 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

22 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

23 hours ago