Categories: NASIONAL

Pilot Hilang, Donald Trump Tebar Ancaman Baru: Beri Ultimatum 48 Jam

JAKARTA – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran belum menunjukkan tanda-tanda mereda setelah Presiden AS, Donald Trump, melontarkan ancaman terbaru dengan tenggat waktu 48 jam. Pernyataan itu disampaikan di tengah operasi pencarian pilot AS yang masih hilang di wilayah Iran.

Melalui media sosial, Trump mengingatkan ultimatum yang sebelumnya ia berikan kepada Teheran. “Ingatlah ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka jalan pintas yang sulit. Waktu hampir habis, 48 jam sebelum seluruh Neraka akan menguasai mereka,” kata Donald Trump diterjemahkan dari tulisan di media sosial pribadinya.

Ancaman tersebut muncul saat konflik di kawasan terus berkembang. Militer AS kini memasuki hari kedua pencarian pilot yang ditembak jatuh di wilayah terpencil Iran. Teheran mengklaim telah menjatuhkan jet tempur F-15 milik AS. Media AS melaporkan satu dari dua awak pesawat berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih belum ditemukan.

Wakil gubernur provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad, Fattah Mohammadi, mengatakan pencarian melibatkan militer serta warga lokal. Ia menyebut operasi masih berlangsung dengan dukungan kelompok masyarakat dan suku setempat.“Pencarian melibatkan kehadiran pasukan rakyat dan suku-suku bersama militer dan masih berlangsung,” ujarnya. Mohammadi juga menambahkan bahwa warga sempat menembaki helikopter AS yang mencoba mendarat.

“Tadi malam, warga menembaki helikopter musuh dengan senapan dan tidak membiarkan mereka mendarat,” kata Mohammadi.Di tengah upaya pencarian itu, eskalasi serangan terus terjadi. Garda Revolusi Iran menyatakan telah menyerang kapal komersial di Bahrain, sekaligus menegaskan kontrol mereka atas jalur pelayaran strategis di kawasan Teluk. Iran juga terus menargetkan kepentingan ekonomi negara-negara yang dianggap terkait dengan operasi militer AS dan Israel.

Sebaliknya, serangan yang diduga dilakukan AS atau Israel menghantam pusat petrokimia di barat daya Iran dan menewaskan lima orang, menurut wakil gubernur provinsi Khuzestan. Serangan lain juga menyasar fasilitas industri, termasuk pabrik semen dan terminal perdagangan di perbatasan Iran-Irak.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

9 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

10 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

11 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

12 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

13 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

14 hours ago