Situasi semakin mengkhawatirkan setelah serangan terjadi di dekat Bushehr Nuclear Power Plant. Insiden itu menewaskan seorang penjaga dan memicu evakuasi pekerja asing, termasuk dari Rusia yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut. Moskow mengecam serangan itu sebagai tindakan berbahaya.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa serangan lanjutan terhadap fasilitas nuklir tersebut dapat memicu bencana radiasi. Ia menegaskan dampaknya tidak hanya akan dirasakan Iran, tetapi juga negara-negara Teluk. Sementara itu, kepala International Atomic Energy Agency, Rafael Grossi, menyatakan belum ada peningkatan radiasi di lokasi, namun mengungkapkan kekhawatiran mendalam karena serangan terhadap fasilitas itu telah terjadi beberapa kali dalam beberapa pekan terakhir.
Di ibu kota Teheran, situasi tak kalah mencekam. Seorang jurnalis AFP melaporkan langit kota dipenuhi asap tebal akibat serangan terbaru. Warga sipil pun mulai merasakan dampak langsung dari konflik yang terus meluas. Seorang warga Teheran, Faezeh (31), menggambarkan kondisi yang ia alami. “Perang ini bukan untuk kebebasan… kita akhirnya terjebak dengan sesuatu yang bahkan lebih buas.”
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…