

Ayah dan anak yang sebelumnya dilaporkan hilang tersesat di hutan yang berhasil ditemukan selamat, Sabtu (19/9) (FOTO: Ist/Cepos)
MERAUKE – Operasi pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Semangga 40, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua warga tersebut dalam kondisi selamat pada Sabtu (19/9) siang. Kedua warga yang sebelumnya dilaporkan hilang tersebut adalah Agustap Injoroweri (55) dan anaknya, Setueiroi Injoroweri (11).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian pada hari kedua, Sabtu pagi. “Setelah ini, kedua korban akan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Rudi, Sabtu (19/9).
Peristiwa tersebut bermula pada Jumat (18/9) sekira pukul 06.00 WIT. Agustap bersama anaknya pergi berburu ke kawasan hutan Semangga 40 menggunakan kendaraan roda empat.
Kendaraan kemudian diparkir di pinggir jalan sebelum keduanya melanjutkan perjalanan masuk ke dalam hutan. Namun, hingga malam hari, keduanya tidak kunjung kembali ke kendaraan maupun ke rumah.
Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke untuk meminta bantuan pencarian.
Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan mulai bergerak sejak pukul 06.00 WIT. Pencarian dilakukan berdasarkan peta koordinat area yang telah ditentukan, termasuk penyisiran menggunakan drone thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan survivor di kawasan hutan.
Page: 1 2
Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…
Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…
Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…
Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…
Kordinator Lapangan Aksi sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, memberikan klarifikasi bahwa…