Categories: BERITA UTAMA

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Dalam Kronologi Oknum Aparat  Disebut Keluarkan Kalimat: Saya Anggota, Jadi Saya Dapat Saya Makan Jantung

MERAUKE – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia Perwakilan Papua segera melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran HAM dalam kasus meninggalnya warga sipil, Leonardus Konorop. Kasus ini diduga melibatkan tiga anggota Polres Merauke dan seorang oknum anggota TNI AD.

LBH menyebut peristiwa dugaan penganiayaan ataupun pengeroyokan terhadap Leonardus Konorop terjadi pada 3 September 2026 di Merauke dan berujung pada meninggalnya korban pada 8 September usai dibawa ke RSUD Merauke.

LBH Papua Merauke menilai kasus tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut dugaan keterlibatan aparat negara dalam peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil.

“Dugaan tindak pidana penganiayaan berencana dan pengeroyokan terhadap korban Leonardus Konorop adalah perbuatan keji dan tercela,” kata Tedy Wakum, Direktur LBH Papua Merauke dalam rilisnya, Selasa (22/9).

Bahkan terdengar  pernyataan yang berbau ancaman. Saat korban dicari para pelaku terdengar ucapan “Saya Anggota, Jadi Saya Dapat Saya Makan Jantung”. 

LBH menyatakan, keluarga korban bersama pendamping hukum sebelumnya telah membuat laporan kepada Polres Merauke dengan nomor STTLP/233/VIII/2026/Papua/Res Merauke terkait dugaan penganiayaan tersebut. Selain laporan kepolisian, pendamping hukum juga telah mengadukan kasus tersebut kepada Komnas HAM Perwakilan Papua pada 9 September 2026. Pengaduan itu, menurut LBH Papua Merauke, telah diterima staf Komnas HAM dan tercatat dengan nomor 164831.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

6 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

6 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

7 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

7 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

8 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

8 hours ago