Categories: METROPOLIS

Sejumlah Aspek Program MBG Dievaluasi

JAYAPURA – Untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua, Pemerintah Provinsi Papua mulai melakukan evaluasi pelaksanaan Program tersebut sepanjang tahun 2025.

Evaluasi dilakukan setelah program berjalan sekitar tiga bulan di Papua. Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen mengatakan evaluasi dilakukan melalui rapat koordinasi. Yang mencakup sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan program.

“Banyak topik yang kita evaluasi, mulai dari ketersediaan pangan, pengawasan pangan, rantai pasok, hingga kelembagaan,” kata Aryoko, usai membuka Rapat Koordinasi MBG di Abepura, Kamis (22/1).

Selain itu, aryoko juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian serius pada kesiapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menjelaskan kelembagaan program saat ini masih berada di tingkat provinsi. Ke depan, struktur tersebut harus diturunkan hingga tingkat kabupaten.

Evaluasi dilakukan terhadap ketersediaan dapur dan jumlah penerima layanan. Saat ini, kata dia, sasaran program masih terbatas pada anak sekolah. Namun pada tahun 2026, program direncanakan menjangkau kelompok lain.

“Nanti ke depan program ini harus menyentuh ibu hamil dan lansia dan sebagainya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga Aryoko, mengatakan perluasan sasaran tersebut telah menjadi arahan dalam pengembangan program. Karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting.

Ia menegaskan program ini tidak dapat dijalankan oleh pemerintah daerah semata. Seluruh pemangku kepentingan diminta bersinergi mendayagunakan potensi alam, sumber daya manusia, dan kelembagaan.

“Supaya apa yang menjadi impian pemerintah dan negara dapat tercapai, semua harus bersinergi,” katanya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Golkar Nilai Pembentukan Papua Utara Belum Waktunya

  Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…

14 hours ago

Bukan Rudapaksa Tapi Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…

14 hours ago

Di RSUD Jayapura, Lima Bayi Ditinggalkan Orang Tua

  Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…

15 hours ago

Pemberian MBG di Merauke Belum Merata, Pemkab Akan Lakukan Evaluasi

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…

15 hours ago

Karantina Mimika Gagalkan Upaya Pengiriman Satwa

Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…

16 hours ago

Lahan SPBU Putra Baliem Mandiri Bukan Lagi Aset Pemerintah

Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…

16 hours ago