Categories: METROPOLIS

BTM: Saya Tidak Pernah Anti Kritik!

JAYAPURA-Perjalanan Benhur Tomi Mano dalam maju sebagai  Calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano bersama  Wakil Gubernur Yermias Bisa memang tak pernah berjalan mulus. Keduanya selalu diterpa dengan berbagai cibiran, berupa keritikan bahkan hinaan hingga cacian dari lawan politiknya.

  Lawan politik saat ini selalu mencari cari kesalahan keduanya guna untuk menurunkan elektabilitas. Mulai dari masalah Persipura yang turun ke kasta liga dua, YB yang baru baru ini dituding menggunakan ijasah palsu, lalu baru-baru ini, BTM di dicecar oleh salah satu Akademisi Uncen.

   Meski kritikan dan hinaan ini terus bergulir, namun BTM mengaku tidak akan gentar. Bagi dia, kritik dan saran menjadi salah satu faktor penting dalam memwarnai perjalanan politiknya di tanah Papua.

  “Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang terus menjadi bagian dalam pesta demokrasi saat ini lewat kritik dan saran kepada saya,” ujarnya di Kantor Cepos, Senin (21/10).

  Diapun menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak anti kritik. Karena baginya, kritik adalah sesuatu yang baik dan membesarkannya selama menjadi Wali Kota Jayapura dua periode hingga maju Calon Gubernur Papua.

  “Saya tidak pernah anti kritik. Justru saya besar karena kritik, sehingga saya bisa memberikan kontribusi untuk Kota Jayapura dan Papua,” ujarnya.

  Karena itu, kritik yang dilontarkan olah lawan politiknya selama ini, sebagai bagian dari upaya untuk menguatkan langkahnya menuju Pilkada 2024.

  “Saya dihina dan dihujat, tidak apa. Ada yang bilang saya tidak berbuat apa-apa untuk Kota Jayapura, tidak apa-apa, hanya Tuhan yang tahu,” tuturnya.

   Lebih lanjut meski dikritik maupun saran selalu dilontarkan untuk dirinya selama ini, baik melalui media sosial maupun media mainstream, namun BTM justru menijadikan media sebagai rumah besarnya.

  “RRI sama Cepos ini rumah saya, meski saya selalu dikritik lewat Cepos maupun RRI selama ini, tapi saya tidak pernah menjauh dari kedua media ini,” tuturnya.

  Diapun mengaku keberhasilannya saat ini, tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya peran media. Sehingga diapun selalu merangkul setiap jurnalis yang ada di Kota Jayapura.

  “Saya besar karena media, oleh sebab itu saya tidak pernah menjauh apalagi bermusuhan dengan teman teman wartawan,” ujarnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Terminal Kontainer Pelabuhan Merauke Semakin Padat

Terminal kontainer Pelabuhan Merauke saat ini dinilai semakin padat. Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua…

33 minutes ago

Komarudin: Otsus Papua Jangan Kehilangan Arah!

nggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua,…

7 hours ago

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

16 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

17 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

18 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

19 hours ago